ASARPUA.com – Medan – Kontingen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan memborong medali emas dan penghargaan platinum pada ajang Seiba International Festival 2026 yang berlangsung di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang, 7–12 Juli 2026.
Pada perhelatan internasional yang mempertemukan ratusan talenta terbaik dari berbagai negara dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam tersebut, UINSU Medan berhasil meraih berbagai medali emas, perak, hingga penghargaan prestisius platinum.
Kontingen UINSU Medan meraih prestasi pada 10 cabang lomba. Medali emas sekaligus platinum diraih pada cabang monolog melalui Ahmad Gunawan Munthe, Satrio Prio Widodo, Muchlis Kurniawan, dan Rizki Pernando Berutu.
Prestasi serupa juga diraih tim Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) yang menyabet medali emas dan platinum.
Qari tim MSQ UINSU Medan bahkan dipercaya tampil di hadapan seluruh delegasi internasional sebagai pembaca doa penutup pada seremoni penutupan festival. Di cabang film pendek, Nur Hafiz dan Siti Azizah mempersembahkan medali emas. Medali emas juga diraih M Khadafi pada cabang pop solo yang sekaligus tampil pada acara penutupan.
Selanjutnya, Aslam Dwi Putra meraih emas pada cabang pencak silat, sedangkan Gita Nabila Azzahra menyabet emas pada nomor pencak silat seni tunggal putri. Prestasi emas lainnya dipersembahkan Iyaki Azumi Hutasuhut pada cabang kaligrafi serta Hany Arifya melalui seminar kebudayaan.
Sementara itu, medali perak diraih M Al Qori Suherla pada cabang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Sinta Puspita Sari pada cabang baca puisi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UINSU Medan, Prof Dr Katimin MA yang mendampingi kontingen mengaku terharu dan bangga atas kegigihan serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para mahasiswa di setiap cabang lomba.
“Prestasi luar biasa ini menjadi bukti pembinaan bakat dan minat kemahasiswaan di UINSU Medan berjalan di jalur yang tepat, serta diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang unggul, tangguh, dan berdaya saing internasional,” kata Katimin dalam siaran pers UINSU Medan, Minggu (12/7/2026).
Rektor UINSU Medan, Prof Dr Nurhayati MAg menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan daya juang yang ditunjukkan para mahasiswa serta seluruh tim ofisial yang dipimpin Yunni Salma SAg MM.
“Pencapaian luar biasa ini, terutama dengan diraihnya predikat gold dan platinum, menjadi bukti mahasiswa UINSU Medan memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi serta mampu berbicara di level internasional,” ujar Prof Nurhayati. Ia berharap, prestasi tersebut menjadi pemantik bagi seluruh mahasiswa UINSU Medan untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama almamater maupun Sumatera Utara di masa mendatang.
Sebelumnya, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Martin Kustati MPd pada penutupan festival menyampaikan apresiasi kepada seluruh rektor, delegasi, dan peserta internasional dari berbagai negara, seperti Kamboja, Singapura, Malaysia, hingga Jepang.
Menurut Martin, kegiatan bertema “Sustainability from Nusantara for Global Harmony” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan bagi perguruan tinggi Islam untuk merespons tantangan global, seperti perubahan iklim, krisis energi, hingga perkembangan kecerdasan artifisial secara bijaksana melalui implementasi tri dharma perguruan tinggi.(Asarpua)
Penulis : Serasi Sembiring














