Tour Operator Maroko Rapat dengan ASITA Sumut

15
Rombongan Fam Trip asal Maroko berdiskusi dengan pengurus ASITA Sumut tentang rencana kerja sama pariwisata, di Steamboat Corner, Jalan S Parman Medan, Senin (4/11/2019). (Foto. ASARPUA.com/humpes)

ASARPUA.com – Medan – Selesai mengeksplor keindahan pariwisata di Sumatera Utara (Sumut), rombongan Familiarization (Fam) Trip asal Maroko, khususnya tour operator serius untuk menjalin kerja sama di bidang pariwisata. Keseriusan ini ditunjukkan dengan digelarnya pertemuan bersama pengurus Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut.

Difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Maroko dan Republik Islam Mauritania, pertemuan sekaligus jamuan makan siang dilaksanakan di Steamboat Corner, Jalan S Parman Medan, Senin (04/11/2019).

Turut mendampingi rombongan Fam Trip Maroko yakni Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Maroko Hasrul Azwar, Sekretaris Pertama KBRI di Rabat Hanung Nugraha, Sekretaris Ketiga KBRI di Rabat Erna Sugih Priatin, dan Staf KBRI di Rabat Nisrine Znaidi. Kemudian, mewakili Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprov Sumut, mewakili Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovis, dan mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut.

“Sebagaimana tujuan awal dilakukannya Fam Trip ini adalah untuk mempromosikan keunggulan Sumut di Maroko lewat media dan tour operator. Semoga pertemuan hari ini dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi dan kontak, sehingga terjalin kerja sama yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Dubes Hasrul Azwar membuka pertemuan.

“Feedback dari mereka sangat positif, mereka antusias. Karena selama ini mereka tahunya cuma Bali, kedatangan mereka ini semacam membuka wawasan bahwa ada keindahan lain di Sumut. Mereka minta disusun paket, salah satunya paket yang bisa terhubung dengan Bali,” katanya.

Mewakili rombongan Fam Trip Maroko, Khadija Battou, tour operator asal Maroko dengan agensi yang telah berdiri 30 tahun, membenarkan bahwa mereka menginginkan penyusunan paket dengan berbagai opsi. “Saya sering bawa wisatawan Maroko ke Indonesia, tapi Bali saja. Saya tak pernah tahu Sumut juga sangat indah. Lewat kerja sama ini, mudah-mudahan saya akan bawa wisatawan ke Sumut, uji coba tahun depan,” harapnya. (as-01)