30 Karyawan Tewas, Kapoldasu: Kami Pasti Lacak Penanggungjawabnya

162
Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto saat meninjau pabrik perakitan mancis yang terbakar menewaskan 30 karyawannya., Jumat (21/06/2019). (Foto. ASARPUA.com)

ASARPUA.com – Langkat – Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Agus Andrianto menegaskan bahwa pemilik pabrik perakitan di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Distrik Binjai, Kabupaten Langkat jelas-jelas sudah mengabaikan aspek keselamatan dan keamanan bagi para pekerja.

Hal itu dikatakan Kapoldasu setelah meninjau lokasi langsung ‘bom’ pabrik perakitan mancis yang menewaskan 30 orang, Jumat (21/06/2019).

Agus memastikan polisi akan melacak pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Kami akan mencari pihak yang bertanggung jawab di pabrik berbasis rumah ini, karena tentu saja mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan,” katanya.

Daftar nama nama korban terbakarya Pabrik Mancis di Kelurahan Binjai Kabupaten Langkat. (Foto. ASARPUA.com)

Sejauh ini kata Kapoldasu pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Tetapi karena objek kebakaran adalah pabrik perakitan mancis gas, api tentu saja berasal dari gas.

“Ini jelas api, tentu saja sumber api, karena pabrik rumahan, pabrik ini adalah pabrik api-ringan, itu akibat gas. Hanya disayangkan operator mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan para pekerja,” kata orang nomor satu di Poldasu itu.

Pada kesempatan itu, Kapoldasu juga membenarkan ada 30 orang yang tewas akibat kebakaran. Korban tewas dari Kapolda Sumut mengatakan terdiri dari 6 anak-anak dan 24 orang dewasa. Korban ditemukan dalam kondisi terbakar.

“Karena itu dalam keadaan terbakar, jadi kami akan meminta laporan forensik melalui kepolisian DVI untuk mengidentifikasi individu daripada korban,” kata Kapoldasu Agus Sndrianto. (as-red.