ASARPUA.com – Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat mencegah dan mempercepat penurunan stunting hingga 0 persen.
Dorongan disampaikan bupati melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Sarimpunan Ritonga saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Penguatan Pelaksanaan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Semester II Tahun 2025, di Platinum Hotel Rantauprapat, Selasa (11/11/2025).
“Penanganan masalah stunting tidak terfokus pada satu dinas atau OPD saja, tetapi seluruh dinas terkait telah dilibatkan. Artinya, bukan hanya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana saja, tetapi seluruh dinas terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas PUPR, Bappeda dan dinas-dinas lainnya,” kata Sarimpunan.
Sarimpunan juga menegaskan, penurunan stunting di daerah hanya dapat dicapai melalui komitmen bersama yang kuat, kerja keras dan kerja nyata dari seluruh pihak, termasuk pemerintah desa, pemerintah kecamatan, stakeholder dan sejumlah perusahaan perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu.
“Mari kita bergerak dengan cepat! Bekerjalah secara terukur dan tulus untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat serta bebas dari stunting,” ajaknya.
Plt Kadis Pengendalian Penduduk dan KB, Nurhetti Lumbantobing mengharapkan dari Rakor ini dapat terjalin sinergi antara dinas terkait, baik di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.
“Kita harus benar-benar dapat bekerjasama dalam pencegahan dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.
Rakor tersebut diisi materi pencegahan dan percepatan penurunan stunting dari pemateri atau narasumber, Mega Parida. Ada juga sesi tanya jawab untuk menambah pemahaman peserta.
Rakor ini dihadiri aparat kecamatan dari seluruh kecamatan, para Kepala Puskesmas dan perwakilan dari setiap OPD terkait yang dilibatkan dalam penanggulangan stunting. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan

