Prancis Siap Dukung Percepatan Pembangunan Kota Medan

78
Dubes Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet ketika diterima Walikota Medan Dzulmi Eldin di Balaikota Medan, Rabu (13/03/2019). (Foto. ASARPUA.com/hpm)

ASARPUA.com – Medan – Investor Prancis menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kota Medan. Sebab, banyak potensi yang dimiliki ibukota Provinsi Sumatra Utara (Provsu) untuk dikembangkan dan dikerjasamakan, terutama menyangkut sarana dan prasarana. Oleh karenanya Prancis menyatakan siap membuka pintu kerjasama.

Demikian disampaikan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia  Jean Charles Berthonnet ketika diterima Walikota Medan Dzulmi Eldin di Balai Kota Medan, Rabu (13/03/2019 Dalam kunjungan tersebut, Jean Charles sengaja membawa delegasi dari bidang pelayanan ekonomi dan perusahaan.

Kepada Walikota, Jean Charles mengatakan, pemerintah Prancis sangat tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Pemko Medan. Dia melihat banyak sekali  potensi yang bisa dikerjasamakan sehingga menguntungkan kedua belah pihak. Oleh karenanya pria yang menguasai tiga bahasa (Inggris, Rusia dan Hungaria) itu berharap agar Walikota dapat memaparkan proyek apa saja yang akan dilaksanakan Pemko Medan sehingga dapat dikerjasamakan.

Walikota mengapresiasi kunjungan yang dilakukan Dubes Parncis tersebut. Kedatangan itu dinilainya merupakan momen yang sangat baik dan positif bagi Pemko Medan, terutama guna mendukung percepatan pembangunan yang tengah dilakukan Pemko Medan alam rangka percepatan pembangunan, jelas Walikota.

Selain fokus pembangunan industri, Pemko Medan juga tengah fokus untuk perencanaan pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT). Dikatakan Wali Kota, pembangunan proyek yang akan digunakan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Medan itu telah mendapat prioritas dari Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan.

Selain LRT dan BRT sambung Walikota, Pemko Medan juga merencanakan pembangunan RUSD dr Pirngadi  bertarf internasional. Selain sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, juga untuk mengurangi kencendrungan masyarakat berobat ke luar negeri seperti yang selama ini terjadi.

Pemko Medan bersama Pemerintah Provinsi Sumut akan membangun tol dalam kota yang tujuannya juga untuk mengatasi kemacetan. Kata Walikota, pembangunan tol dalam kota nantinya dalam bentuk tol layang dan konstruksinya akan melintasi bantaran sungai sehingga meminimilisir biaya pembangunan.

Selanjutnya Walikota juga mengharapkan agar pemerintah Prancis mau bekerjasama untuk pembangunan perusahaan pengolahan air bersih. Sebab, Kota Medan merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang tidak memiliki perusahaan pengelolaan air bersih. PDAM Tirtanadi yang ada saat ini, jelas Walikota, dikelola  Pemerintah Provinsi Sumut. Ditambah Lagi, PDAM Tirtanadi sampai saat ini belum mampu meng-cover seluruh warga Kota Medan untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih.

Walilkota berharap agar ada pertemuan lanjutan guna mewujudkan kerjasama tersebut. Apalagi  dari perwakilan delegasi yang dibawa Dubes Prancis itu sangat pengalaman dalam pembangunan sarana dan prasarana, terutama LRT dan BRT, termasuk pembangunan jalan tol serta perusahaan yang piawai dalam pengolahan air bersih. (as-01)