DPRD Kota MedanHeadlinePolitik

FPKS Minta Pemko Medan Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bapok

3
×

FPKS Minta Pemko Medan Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bapok

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Medan dari FPKS Syaiful Ramadhan (Foto. Asarpua.com/dokumen)

ASARPUA.com – Medan – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan minta Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok (Bapok) di pasaran.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Medan dari FPKS Syaiful Ramadhan, menyusul adanya sejumlah aduan masyarakat terkait kenaikan harga Bapok yang dinilai mulai membebani masyarakat.

“Kami mendapat aduan dari masyarakat terkait naiknya Bapok tersebut. Kami meminta kepada Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait agar melakukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Syaiful Ramadhan, Selasa (25/08/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga Bapok di pasar, sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat semakin menekan daya beli masyarakat.

Syaiful berharap persoalan harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian serius Pemko Medan. Pemerintah, kata dia, perlu memperkuat koordinasi dengan instansi terkait serta para pelaku distribusi agar rantai pasok kebutuhan masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami berharap permasalahan tersebut menjadi perhatian serius Pemko Medan, karena menjaga keterjangkauan kebutuhan Bapok merupakan bagian penting dalam melindungi kesejahteraan masyarakat Kota Medan,” tegasnya.

Ia menambahkan, stabilitas harga kebutuhan Bapok hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut langsung kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, pemerintah harus hadir memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang memadai.

“Kami (FPKS DPRD Medan), akan terus mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pengendalian harga bahan pokok dan penguatan ketersediaan pasokan di Kota Medan,” pungkasnya. (Asarpua)