asarpua.com

DPRD Medan Kritisi, Rakyat Bayar Pajak Tapi Lampu Jalan Banyak Padam

Anggota DPRD Kota Medan Dhiyaul Hayati. (Foto. Asarpua.com/dokumen)

ASARPUA.com – Medan –  Anggota dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd kritisi prihatin masih banyak jalanan gelap sehingga rawan terjadi tindak kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami banyak menerima laporan warga, terkait kerusakan sejumlah lampu jalan. Bahkan ada yang sudah 6 bulan belum juga diperbaiki. Masyarakat sudah melaporkan permasalahan ini melalui call center pengaduan lampu jalan, namun belum ada kelanjutan,”kata Dhiyaul Hayati, Senin (12/02/2024).

Legislator PKS ini menyebutkan sejumlah lokasi yang butuh perbaikan sesuai laporan warga kepadanya. Diantaranya Jalan Helvetia Raya Medan Helvetia, Sembada Kelurahan PB Selayang 2 Medan Selayang dan Jalan Suka Eka Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor.

“Sebelum kita bangun banyak lampu hias, harusnya masalah lampu jalan di depan rumah warga harus menjadi prioritas agar kecelakaan dan kriminalitas dapat diminimalisir. Apalagi lampu jalan mati dan jalan pun berlobang tingkat rawan kecelakaannya semakin tinggi,” ujar Dhiyaul.

Menurutnya lagi, permasalahan lampu jalan ini sudah sering dikeluhkan warga. Bahkan dalam setiap kegiatan DPRD Medan, seperti sosialisasi perda (sosper) dan reses, warga kerap menyampaikan permasalahan infrastruktur terutama lampu jalan. Dhiyaul mengingatkan Pemko Medan bahwa rakyat membayar pajak penerangan jalan, dan sudah selayaknya lampu jalan rumah warga terang benderang.

“Rakyat bayar pajak penerangan jalan, tapi kenapa di kawasan mereka masih gelap gulita? Jadi saya harapkan agar Pemko Medan segera membentuk tim untuk mendata jumlah lampu jalan yang rusak dan jalan yang belum ada lampu jalannya. Tim bisa terdiri dari kepala lingkungan dan pihak dinas perhubungan,”harapnya. (Asarpua)

Related News

PAMB 2020 Unimed Diikuti 6.903 Mahasiswa Baru Secara Daring

Redaksi

Rekapitulasi Suara Pilpres Kecamatan Lolomatua, Jokowi-Maruf Unggul Telak

Redaksi

Bulog Jadi Wadah Penyaluran Bantuan Pangan PKH

Redaksi