Ditreskrimum Poldasu Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

24
Keempat tersangka yang melakukan pencurian dengan kekerasan, didampingi Waditreskrimum, AKBP Donald Simanjuntak. (Foto. ASARPUA.com/sembiring)

ASARPUA.com – Medan – Ditreskrimum Poldasu mengamankan 4 (empat) orang pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Pinggir Jalan Desa Kolam Percut Sei Tuan, yang dialami Korban, M Imam Syahfii (28) warga Jln H Jalal Gang Tabah Desa Bintang Meriah, Batang Kuis, dari total 6 (enam) pelaku lainnya sementara dua (2) lagi masih buron.

Keenam Pelaku menjalankan aksinya mengaku petugas dari kepolisian yang sedang melakukan razia menggunakan senjata api dan borgol dengan mobil dan sepeda motor untuk mengelabui korbannya pada Jumat (28/06/2019).
Naas bagi keenam pelaku, aksi komplotan modus polisi ini berakhir setelah korban, M.Imam Syafii melaporkan kejadian yang dialaminya ke Kepolisian setempat.

Tidak menunggu lama, Melalui Tim Ditreskrimum Polda Sumut, empat orang pelaku, berhasil ditangkap sementara dua pelaku lainnya masih buron.

Dirditreskrimum, Pol Andi Djajadi SIK MH melalui Waditreskrimum, AKBP Donald Simanjuntak mengatakan para pelaku sudah sering beraksi melakukan perampokan atau pencurian dengan kekerasan modus mengaku anggota polisi untuk mengelabui korbannya.

Dari enam orang pelaku, empat orang pelaku telah mengakui peebuatannya dan memberi keterangan terkait kedua pelaku lainnya yang masih buron.

”Kita masih melakukan pengembangan untuk mengetahui asal senjata dan borgol yang mereka gunakan dalam beraksi, semua barang bukti sudah kita amankan dan akan kita proses lebih lanjut” kata Donal dalam konfrensi pers di Makopoldasu, Jalan Tanjung Morawa Medan, Kamis (11/07/2019) pukul 11.00 WIB.

Lanjut Donal, semua pelaku adalah sipil,tidak satupun dari keenamnya diketahui anggota Polri.

”Mereka hanya mengaku untuk menakuti dan mengelabui korbannya” pintas Donal.

Dalam mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan modus polisi, Ditreskrimum Polda Sumut telah mengungkap keenam pelaku dengan identitas dan perannya, sebagai berikut:
1.GSS Manalu (37) warga Jalan Garuda Kelurahan Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Deliserdang berperan melakukan penangkapan terhadap korban.
2. Muda RP als Arus (37) warga Jalan Wasono Kelurahan Perintis, Medan Timur, Medan. melakukan penangkapan terhadap korban dengan menodongkan senjata api jenis airsoftgun.
3.Andri Sp(30) warga Jalan Pelikan Raya Kelurahan Kenaga Percut Sei Tuan Deliserdang berperan turut menangkap korban dan membawa sepeda motor korban.
4. M Rahul, (26) warga Jalan Sutoyo Kelurahan Kesawan, Medan melakukan penangkapan terhadap korban dan membawa korban kedalam mobil.

5 DPO, S als T (40), warga Jalan Letda Sujono, Kelurahan Benteng Hilir, melakukan penangkapan terhadap korban dengan menutup kepala korban menggunakan goni, memborgol tangan korban, memukul kepala korban dengab Airsofgun dan menjual sepeda motor korban.
6. DPO B,(35) warga Pasar V Tembung, Deliserdang berperan melakukan penangkapan korban dan menentukan target korbannya.

Kemudian, dari pelaku turut diamankan 1 pucuk senjata api jenis Airsofgun merk Taurus berikut magazen, 1 pucuk senjata Airsofgun merk KWC berikut magazen, satu buah kemasan minyak rambut merk Gatsby yang berisi mimis, dua buah tabung gas senjata Airsofgun, satu buah tas sandang warna hitam merk Sun Back, satu buah borgol tangan warna silver, satu unit handphone Samsung Duos warna putih, satu lembar STNK nomor 00477176 tanggal 10 Sebtember 2018, satu unit motor Yamaha Mio warna putih BK 2033 MX hasil kejahatan di TKP Jalan S Parman Medan, masih dalam penyelidikan untuk mengetahui korbannya.(as-14)