HeadlineMedanUmum

BPK Sorot Dishub Medan, Rico Waas: Setiap Temuan di OPD Pasti Ditindaklanjuti

0
×

BPK Sorot Dishub Medan, Rico Waas: Setiap Temuan di OPD Pasti Ditindaklanjuti

Sebarkan artikel ini
Walikota Medan Rico Waas. (Foto. Asarpua.com/taniadepari)

ASARPUA.com – Medan – Walikota Medan, Rico Waas memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas menyikapi temuan BPK di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang menyoroti dana deposit pengelolaan parkir senilai Rp1,3 miliar yang diduga belum disetor ke kas daerah.

“Saya rasa nanti bisa dicek. Nanti dari Sekda dan juga Inspektorat bisa ditelaah di mana temuannya,” kata Rico Waas saat diwawancarai wartawan terkait tindaklanjut temuan BPK di Dishub Kota Medan, usai rapat paripurna di Kantor DPRD Medan, Selasa (08/09/2026).

Rico Waas menegaskan, menindaklanjuti semua temuan di masing-masing dinas atau OPD merupakan kewajiban dari pemerintah kota. Tujuannya untuk menunjukkan sikap profesionalisme dari Pemerintah Kota Medan.

“Dan semua OPD harus siap diperiksa oleh Inspektorat terkait apa-apa saja yang masih kurang,” ucapnya tegas.

Saat disinggung ada tiga pengelola parkir yang diterapkan sistem Split Payment, namun tidak memakai Perjanjian Kerja Sama  dinilai cukup rentan, Rico mengaku telah melakukan evaluasi terhadap Dinas Perhubungan Kota Medan.

“Beberapa hari lalu sudah dipanggil Dinas Perhubungan untuk mengevaluasi apa-apa saja yang menjadi problematika di lapangan, agar nanti bisa dievaluasi dengan baik,” katanya.

Rico Waas juga menegaskan, penanganan permasalahan terkait aset di Dinas Pendidikan masih terus dilakukan secara intensif. Pihaknya sedang menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam perkara tersebut.

“Ini sedang dalam penjajakan kasusnya. Saya bilang, jangan hanya mengacu kepada satu oknum. Apabila nanti ada oknumnya, harus dilihat lagi siapa-siapa saja yang berkomplot. Jadi, jangan berhenti kepada satu titik. Harus bisa secara menyeluruh, karena saya tidak ingin lagi terjadi seperti ini ke depannya. Ini harus kita benahi secara total,” pungkasnya. (Asarpua)