EkbisHeadlineNasional

Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Terus Perkuat Perlindungan Pekerja

15
×

Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Terus Perkuat Perlindungan Pekerja

Sebarkan artikel ini
Gubsu Bobby Nasution ikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award Tahun 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumut memaparkan berbagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam meningkatkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja rentan dan pekerja formal. (Foto. Asarpua.com/dok kominfo sumut)

ASARPUA.com – Medan – Sumatera Utara (Sumut) berhasil masuk dalam 10 provinsi yang menjadi nominasi Jamsostek Award 2026. Capaian ini semakin memperkuat komitmen Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Sumut.

Komitmen tersebut disampaikan Gubsu Bobby Nasution saat mengikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award Tahun 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bobby memaparkan berbagai upaya Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam meningkatkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja rentan dan pekerja formal.

“Kami menyiapkan dukungan perlindungan sosial bagi pekerja rentan, sementara Dinas Ketenagakerjaan turut mendorong perlindungan bagi pekerja formal. Dalam RKPD Tahun 2026, Pemprovsu menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26%,” kata Bobby.

Pemprovsu berkomitmen memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Upaya tersebut dilakukan melalui dukungan APBD maupun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami optimistis target yang telah direncanakan untuk periode 2026–2030 dapat direalisasikan. Dukungan anggaran akan terus kami upayakan agar kebutuhan program perlindungan pekerja dapat terpenuhi, sehingga capaian ke depan tidak hanya sesuai target, tetapi juga berpeluang melampauinya,” kata Bobby.

Selain memperkuat dukungan anggaran, Bobby juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk memperluas cakupan perlindungan pekerja. Pemprovsu telah menerbitkan Peraturan Gubernur dan Instruksi Gubernur sebagai landasan penguatan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di 33 kabupaten/kota.

Bobby mencontohkan pola kolaborasi yang telah diterapkan dalam pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC). Dalam program tersebut, pembiayaan dilakukan dengan komposisi 80% dari Pemprovsu dan 20% dari pemerintah kabupaten/kota.

Sementara itu, untuk memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Bobby menyebut pemerintah kabupaten/kota dapat mengajukan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) guna mendukung kebutuhan pembiayaan di daerah. Pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu pendekatan yang didorong untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Bobby juga mengapresiasi terpilihnya Sumut sebagai salah satu nominasi Jamsostek Award 2026. Menurutnya, nominasi tersebut menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen Pemprov Sumut untuk terus meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja di Sumut yang mendapatkan perlindungan. (Asarpua)