ASARPUA.com – Karo – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Kesehatan bergerak memberikan pendampingan psikologis berupa edukasi dan motivasi bagi para siswa yang menjadi korban insiden keracunan hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah persuasif ini diwujudkan dengan mendirikan pos pelayanan kesehatan di dua titik strategis, yakni SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi yang terdiri dari SMA, SMK, dan SMP Yayasan Bersama.
Dalam kegiatan kemanusiaan ini, tim medis tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik berkala, tetapi juga melakukan pendekatan emosional yang mendalam. Sebagian anak-anak yang hadir diajak aktif untuk menuliskan secara jujur segala bentuk keluhan kesehatan yang masih mereka rasakan saat ini, sekaligus menuangkan harapan serta cita-cita mereka ke depan di tengah masa pemulihan pasca-insiden.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karo ingin memastikan penanganan medis yang diberikan bersifat menyeluruh, baik dari segi fisik maupun psikologis. Metode menuliskan keluhan dan harapan ini membantu tim dokter mendeteksi adanya trauma psikis atau gejala klinis yang belum tersampaikan, sehingga intervensi medis serta pengobatan lanjutan dapat dilakukan secara tepat
Melalui pembukaan pos pelayanan kesehatan ini, Pemkab Karo berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan para korban secara transparan. Catatan tertulis mengenai keluhan dan harapan dari para siswa tersebut nantinya akan dijadikan sebagai basis data penting bagi tim medis untuk menyusun skema pemulihan.(Asarpua)
Penulis: Serasi Sembiring












