ASARPUA.com – Nias – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyatakan siap dukung dan memperkuat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai ketentuan. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Surya usai mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) MBG bersama seluruh kepala daerah secara virtual.
Rakorsus yang diikuti Surya melalui Zoom dari rumah kediaman sementara di Gunungsitoli, Nias, Kamis (13/08/2026), turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan Program MBG, termasuk pengawasan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Dalam rapat itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pihaknya membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan pemerintah daerah. BGN juga siap menerima berbagai laporan maupun keluhan terkait pelaksanaan Program MBG.
“Kami siap menerima komplain. Kami tidak segan-segan memecat anggota kami yang tidak menjalankan tugas dengan baik. Kami membuka diri dan membutuhkan kerja sama semua pihak,” tegas Sudaryono.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelayakan makanan dalam Program MBG. Setiap makanan yang diproduksi harus diberi label dan dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak.
Selain itu, pengawasan terhadap dapur penyedia MBG terus diperketat. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 500 unit dapur yang dinilai tidak layak telah ditutup secara permanen.
Melalui Rakorsus tersebut, pemerintah daerah diminta memperkuat pengawasan di lapangan agar pelaksanaan Program MBG berjalan aman, tepat sasaran, serta memenuhi standar kualitas makanan bagi seluruh penerima manfaat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Wagubsu Surya menegaskan Pemprovsu siap mendukung dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan Program MBG di Sumut berlangsung sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (Asarpua)












