ASARPUA.com – Medan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utaru (Gubsu), Selasa (14/07/2026). Dalam rakor tersebut, Gubsu Bobby Nasution menegaskan tambahan TKD dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui pembangunan infrastruktur, program nonfisik, dan bantuan sosial.
Rakor dipimpin Gubsu Bobby Nasution dan diikuti secara daring oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Ahmad Fatoni. Hadir pula Wagubsu Surya, Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga, Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap serta para kepala daerah se-Sumut.
Bobby mengatakan tambahan anggaran tersebut merupakan amanah Presiden yang harus benar-benar dirasakan masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki infrastruktur, mempercepat pemulihan, dan membantu warga yang terdampak.
Ia menjelaskan pemerintah pusat mengembalikan TKD tambahan bagi Aceh, Sumut, dan Sumbar sebesar Rp10,6 triliun, dengan Sumut menerima alokasi terbesar, yakni lebih dari Rp6 triliun.
Meski demikian, Bobby mengakui realisasi penggunaan TKD di Sumut belum maksimal. Menurutnya, hal itu dipengaruhi proses perencanaan dan pengadaan pembangunan fisik yang membutuhkan waktu sehingga ia mengusulkan mekanisme design and build untuk mempercepat pelaksanaan.
Di akhir sambutannya, Bobby menilai dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menekan perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, ia berharap pemerintah pusat mempertahankan besaran TKD tambahan bagi daerah terdampak bencana di Sumut pada Tahun Anggaran 2027 agar pemulihan dapat berjalan optimal. (Asarpua














