script google ads
Example floating
Example floating
Example 728x250
EkbisHeadline

Paviliun Kabupaten Batubara Ramaikan PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi

14
×

Paviliun Kabupaten Batubara Ramaikan PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Batubara Baharuddin Siagian saat berada di Paviliun Pemkab Batubara Arena PRSU ke-50 Tahun 2026. (Foto. Asarpua.com/tim)

ASARPUA.com – Medan – Pada kepemimpinan Bupati H Baharuddin Siagian Paviliun Pemerintah Kabupaten Batubara di Arena 50 Tahun PRSU 2026 menghadirkan produk anti inflasi yang banyak dicari orang yakni Pasta Cabai Frozen dan Pasta Cabai Kering produksi sentra cabai Desa Lubuk Cuik Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Bupati Kabupaten Batubara H Baharuddin Siagian kepada kru Media Center PRSU, pihaknya secara khusus menonjolkan produk Pasta Cabai karena Pabrik Rumah Produksi Bersama (RPB) Petani Cabai di Desa Lubuk Cuik mampu memproduksi 6 ton cabai per hari atau dalam setahun mampu menghasilkan sekitar 1.440 ton pasta cabai.

“Rumah Produksi Bersama atau Pabrik Pasta Cabai bantuan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang ada di Desa Lubuk Cuik dirancang dengan kecepatan produksi mencapai 300 kg per jam. Fasilitas hilirisasi cabai ini dibangun untuk memanfaatkan pasokan cabai dari wilayah sentra terbesar kedua di Sumt yang menghasilkan surplus 12-15 ton per hektare dan mencapai 40-50 ton per hari saat panen puncak,” ungkap H. Bahar yang juga Ketua Umum Persatuan Olahraga Tradisional Sumut dan mantan Kadispora Provsu.

Selain menonjolkan produk pasta cabai frozen dan pasta cabai kering, Paviliun Pemkab Batubara juga menonjolkan ragam produk kerajinan UMKM dari berbagai Desa seperti aneka panganan pesisir dan produk fashion Kabupaten Batubara.

Harapkan Akomodir Produk Inovasi

Terpisah, Tim Peneliti dan Inovasi Tata Kelola Limbah Universitas Sumatera Utara (USU)  Muhammad Sontang Sihotangcdan Dara Aisyahcyang sempat singgah ke Stand Paviliun Pemkab Batubara, Senin (06/07/2026) berharap agar Pemkab juga menghadirkan produk inovasi limbah organik dari kulit kerang/mentarang yang sudah dibuat pelaku UMKM di sejumlah Desa Pesisir Kabupaten Batubara seperti kue rasidah, kue sampan dan kue kipas berkalsium bu Linda, bandrek berkalsium Pak Jupri dan es lilin berkalsium Bu Farida masing-masing dari Dusun Kuala Sipari, Pematang Eru dan Dusun Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara.

“Sebelum arena PRSU ditutup 2 Agustus 2026, diharapkan pelaku usaha produk inovasi limbah tersebut dapat dihadirkan beratraksi di Paviliun Pemkab Batubara sebagai sesuatu yang berbeda karena produk yang dihasilkan warga pesisir tersebut merupakan produk inovasi pertama dan satu-satunya yang ada di dunia,” ungkap Muhammad Sontang Sihotang, yang juga Kepala Laboratorium Fisika Nuklir USU aktif turun ke dusun dan desa-desa di Kabupaten Batubara sebagai akademisi pengabdi masyarakat. (Asarpua)

Example 300x250