asarpua.com

Gubsu Bobby Nasution Terima Kunker Wamen PAN dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto

Gubsu Bobby Nasution menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto di Ruang Kerja Lantai 10 Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (23/02/2026). (Foto. Asarpua.com/ Diksu)

ASARPUA.com – Medan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution pastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor tetap berjalan. Pelayanan ini sangat dibutuhkan agar masyarakat tetap peroleh pelayanan publik secara optimal meskipun dalam kondisi darurat.

Hal itu disampaikan Gubsu saat bertemu Wakil Menteri (Wamen) Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto di ruang kerja Gubsu, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (23/02/2026).

Gubsu Bobby menyampaikan, akibat bencana banjir dan tanah longsor, ada dua desa yang telah tertimbun longsor. Kedua desa tersebut berada di Kecamatan Tukka dan Sorkam. Awalnya, sejumlah akses menuju desa terdampak bencana, khususnya menuju Tapteng, terputus. Pemprovsu bersyukur bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah di daerah.

“Pada saat bencana kondisi pemerintah tingkat desa, secara fisik kantor desa sangat terdampak. Namun pascabencana, fungsi pemerintahan di kabupaten/kota yang terkena bencana semua aktif. Pelayanan di rumah sakit, Puskesmas menjadi fokus utama perbaikan pada saat bencana,” kata Bobby.

Diketahui, Pemprovsu melalui Surat Keputusan Gubernur telah menetapkan status tanggap darurat bencana guna percepatan pemulihan daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir tahun lalu. Selain itu, Pemprovsu juga telah memberikan bantuan kepada daerah terdampak yang berasal dari ASN Bapeg Sumut berupa sembako yang disalurkan melalui posko bencana. Kemudian, ada juga bantuan kepada pemerintah daerah yang terdampak banjir sebesar Rp2 miliar.

Sebelumnya, Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto menyampaikan tujuan kedatangannya ke Sumut untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara adaptif, terpadu, dan akuntabel di wilayah terdampak bencana. Hal ini meliputi penyelenggaraan tata kelola layanan pemerintahan, pelindungan ASN, fleksibilitas mekanisme kerja aparatur, keterpaduan layanan digital pemerintah, serta penyelamatan dan pelindungan arsip pemerintahan sebagai fondasi keberlanjutan birokrasi.

“Memastikan bahwa pelayanan publik digital dapat dilaksanakan untuk semua sektor. Seperti surat kendaraan, tanah. Digitalisasi ini untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat,” ucapnya.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Wagubsu Surya, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Kepala Badan Kepegawaian (Bapeg) Provsu Sutan Tolang Lubis, Kepala Diskominfo Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Biro Organisasi Dedi Jaminsyah Putra Harahap, beserta jajaran pimpinan Kementerian PANRB. (Asarpua)

Related News

Mulia Syahputra Nasution Minta Kipling Dampingi Warga Miskin Daftar DTKS

Redaksi

Komisi IV DPRD Medan Pertanyakan Penurunan Retribusi Parkir Tanpa Persetujuan Dewan

Redaksi

PT KAI Surabaya Catatkan Peningkatan Siknifikan Penumpang Libur Panjang

Redaksi