asarpua.com

Walikota Medan Dukung Tawaran Kerjasama PDAM Tirtanadi Kelola Tinja

ASARPUA.COM – Medan – Walikota Medan Dzulmi Eldin mendukung penuh tawaran PDAM Tirtanadi untuk mengelola limbah tinja masyarakat. Melalui kerja sama yang dilakukan tersebut, seluruh limbah tinja masyarakat yang disedot mobil tangki akan dikelola di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Cemara Jalan Perkebunan, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur. Dengan demikian lingkungan akan menjadi lebih bersih.

Dukungan ini disampaikan Walikota ketika menerima kunjungan Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo beserta beberapa Direksi di Rumah Dinas Walikota Jalan Sudirman Medan, Kamis (30/08/2018).  Diharapkan kerjasama dapat dilakukan secepatnya sehingga IPLT yang diresmikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu dapat dimaksimalkan.

“Pemko Medan  mendukung penuh tawaran  kerjasama PDAM Tirtanadi untuk mengelola limba tinja masyarakat.  Sebab, pengelolaan yang dilakukan melalui IPLT tentunya  akan semakin lebih baik dalam upaya  meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Apalagi limba tinja yang dikelola IPLT dapat dijadikan briket (bahan bakar),” kata Walikota.

“Saya rasa Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan sudah dapat membuang seluruh limbah tinja yang disedot mobil tangki  miliknya dari septitank masyarakat ke IPLT. Kita tidak mau limbah tinja dibuang di sembarang tempat, sebab tindakan tersebut jelas dapat mencemari lingkungan,” ungkapnya.

Sedangkan Sutedi nengungkapkan, pengelolaan limbah tinja masyarakat yang dikelola melalui IPLT tentunya akan membuat lingkungan semakin bersih.  Untuk saat ini, pengelolaan limba tinja dikelola di IPLT Cemara. Namun setelah kerja sama dilakukan, Sutedi berharap dapat dibangun IPLT lainnya di sejumlah wilayah di Kota Medan karena wilayahnya cukup luas.

“Dengan wilayah Kota Medan yang sangat luas, pasca kerjasama dilakukan dan pengembangan ke depan, kita  berencana membangun 3 IPLT lainnya di wilayah Kota Medan, terutama kawasan pinggiran. Dengan demikian dalam operasional nantinya, truk tangki tinja tidak akan memasuki pusat Kota Medan,” jelas Sutedi.

Selanjutnya Sutedi pun berharap agar truk tangki tinja yang beroperasi dilakukan perbaikan, baik itu sistem operasional, fasilitas maupun warnanya. Dikatakannya, selama ini truk tangki tinja yang identik berwarna kuning akan dirubah menjadi hijau sehingga kesan go green dapat diwujudkan.

Ditegaskan Sutedi, tujuan kerja sama yang ditawarkan  dalam upaya untuk menjadikan lingkungan lebih bersih lagi. “Kita tidak mau limbah tinja masyarakat yang telah disedot dibuang di sembarang tempat, terutama sungai. Yang pasti setelah limbah tinja masyarakat diangkut, jangan dikembalikan lagi ke lingkungan. Di IPLT, limbah tinja yang dikelola diharapkan dapat memberikan manfaat, salah satunya adilah menjadi briket (bahan bakar),” paparnya. (as-01)

Related News

Cegah Penularan Virus Corona Pemko Medan Liburkan Sekolah Hingga 30 Maret 2020

Redaksi

Aplikasi Siduta Menjadi Inovasi Unggulan Pemko Medan Dalam Penilaian Tahap II PPD 2024

Redaksi

Bantuan Dua Ton Gula dari PTPN II ke 42 Panti Asuhan

Redaksi