asarpua.com

Wakil Walikota Tinjau Penanganan Jalan Bunga Pariama yang Amblas

ASARPUA.com – Medan – Gerak cepat dilakukan Pemko Medan mengatasi amblasnya Jalan Bunga Pariama, Kelurahan  Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan akibat meluapnya Sungai Nangka sehingga terjadi erosi,  Minggu (27/01/2019) malam. Senin (28/01/2019) petang, jalan amblas telah berhasil ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan sehingga bisa dilalui kembali.

Selanjutnya Rabu (30/01/2019) siang, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution meninjau lokasi bersama Kadis PU Kota Medan Kahirul Syahnan, Kabag Humas Ridho Nasution serta Camat Medan Tuntungan Gelora Kurnia Putra Ginting. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan yang dilakukan Dinas PU benar-benar baik sehingga arus lalu lintas maupun aktifitas warga tidak terganggu.

Setibanya di lokasi, Wakil Walikota melihat petugas Dinas PU terus melakukan penimbunan  dan pengerasan sehingga jalan yang amblas semakin kuat. Sejumlah warga yang melintas mengendarai kenderaan bermotor baik roda dua maupun empat tak terkendala sedikit pun seakan-akan jalan yang dilintasi itu tak penah amblas sedikit pun.

Wakil Walikota selanjutnya memberikan sejumlah arahan kepada Kadis PU sehingga penanganan jalan amblas yang dilakukan lebih maksimal dan hasilnya lebih kuat lagi agar tidak amblas kembali. Sebab, berdasarkan pengakuan sejumlah warga, jalan itu amblas sudah dua kali karena ‘terjangan’ arus Sungai Nangka  yang meluap.

Setelah itu mantan anggota DPRD Medan itu mengecek sekitar jalan yang amblas, termasuk Sungai Nangka. Dari pantauan yang dilakukan dan pengakuan beberapa mwarga, Sungai Nangka meluap akibat banjir kiriman dari hulu yang membawa sampah dan pohon-pohon tumbang sehingga mengalami penyumbatan di bawah jembatan.

Akibatnya air sungai meluap dan menggenangi jalan maupun halaman rumah warga sehingga tak lama kemudian jalan pun amblas sehingga arus lalu lintas pun sontak terputus. Oleh karenanya Wakil Wali Kota mengisntruksikan kepada camat, lurah dan kepala lingkungan untuk senantiasa memantau kondisi wilayahnya masing-masing.

“Lebih baik kita mencegah agar bencana seperti ini tidak terjadi. Apabila kita cepat tanggap, mungkin jalan ini tidak sampai amblas. Untuk itu saya minta agar seluruh camat, lurah dan kepling agar peka dengan kondisi yang ada di wilayahnya masing-masing. Pastikan kondisinya baik dan aman, terutama yang menyangkut saluran parit, drainase maupun sungai,” kata Wakil Walikota.

Ditegaskannya lagi, camat, lurah dan kepling harus rajin gotong royong untuk melakukan pembersihan sehingga saluran parit, drainase maupun sungai tidak ada yang tersumbat sampah. Apalagi tambahnya, masing-masing kecamatan memiliki pesonel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU).

Selain mengatasi jalan amblas, Wakil Wali Kota juga mendapat pengaduan dari salah seorang warga bahwasannya ada jembatan yang ambruk pasca banjir beberapa waktu lalu. Untuk saat ini warga sekitar membuat jembatan darurat dari kayu. Wakil Wali Kota pun langsung meresponnya, apa lagi warga itu menunjukkan gambar jembatan darurat itu melalui handphone.

Setelah melihat dan mencermatinya, Wakil Wali Kota minta kepada Kadis PU untuk mengatasinya. “Saya rasa jembatan itu bisa diatasi dengan menggunakan box culvert. Selain pemasangannya cepat, juga bisa langsung dilalui sehingga aktifitas warga dapat lancar kembali,” ungkapnya. (as-01)

Related News

10 Orang ASN Kecamatan Medan Tuntungan Memasuki Masa Pensiun

Redaksi

Kecamatan Medan Tuntungan Gelar Gotong Royong Massal

Redaksi

Wakil Walikota Medan Buka Lomba Bulan Kreasi Anak V

Redaksi