Tim Ekspedisi URal Terpesona Keindahan Danau Toba

26

ASARPUA.com – Medan – Tim Ekspedisi Udara, Rimba dan Laut (URal) SMA 28 Jakarta terpesona dengan keindahan Danau Toba saat mengitari lingkar dalam danau vulkanik terbesar dunia ini, pada 2 hingga 9 Juli 2019, dalam kegiatan Ekspedisi Kayak Pelajar 2019. Mereka mengungkapkan hal ini saat bertemu dengan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, di Rumah Dinas Wakil Gubsu Jalan Tengku Daud, Medan, Jumat (12/07/2019).

Enam kayakers URal Agri Nurfajri, Nur Aliya Sabira, Aryadieni Farah Ayu Santoso, Rafif Ibrahim, Fahmi, Muhammad Gibran dan Landung Yudanto mengitari Danau Toba sejauh 135 Km. Dalam perjalanannya, tim ini singgah ke beberapa tempat di Danau Toba. Mereka start dari pelabuhan ferry Tomok kemudian ke Onan Runggu, lalu ke Kecamatan Palipi, Polres Kabupaten Samosir, Pantai Batu Hoda, Marwan Hotel dan kembali ke pelabuham ferry Tomok. Tim URal menghabiskan waktu satu minggu untuk ekspedisi ini.

Ketua Ekspedisi, Agri Nurfajri tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada Danau Toba saat menceritakan perjalanannya mengitari lingkar dalam Danau Toba sejauh 135 Km.

“Kami mengitari lingkar dalam Danau Toba selama satu minggu dan yang kami dapatkan pemandangan yang begitu indah. Bayangkan saja kita di tengah danau yang luas lihat ke kiri dan ke kanan ada tebing-tebing indah. Itu pengalaman yang sangat luar biasa,” jelas Agri.

URal memilih Danau Toba untuk ekspedisi tahun ini karena peduli dengan Danau Toba yang belum lama ini mendapat musibah karamnya KM. Sinar Bangun, tragedi yang menelan korban 197 jiwa. Bukan hanya itu, ada juga cerita-cerita sumbang di luar Sumut terkait Danau Toba sehingga URal ingin membuktikan kebenaran hal tersebut.

“Menurut kami ada dampak kunjungan wisatawan di Danau Toba setelah tragedi KM. Sinar Bangun, dengan ekspedisi ini kami ingin memastikan Danau Toba aman, kami saja dengan kayak, masih SMA bisa mengelilinginya. Ada juga yang cerita orang-orang Batak di sekitaran Danau Toba galak-galak, tetapi yang kami temui mereka ramah, mereka menjamu kami dengan sangat baik. Namun memang ada segelintir yang masih kurang peduli dengan kebersihan, kami sembari berkayak juga memungut sampah yang ada di Danau Toba,” tambahnya. (as-01)