Target Pendistribusian Logistik Pemilu 2019 Rampung 15 April

45
Foto Ketua KPUD Nisel Edward Duha (kanan berkacamata) didampingi Ketua Bawaslu Nisel Pilipus F Sarumaha (kiri) saat diwawancarai wartawan. (Foto. ASARPUA.com/halawa)

ASARPUA.com- Nias Selatan – Pendistribusian Logistik Pemilu tahun 2019 di seluruh Daerah Pemilihan  (Dapil) Se-kabupaten Nias Selatan (Nisel), ditargetkan rampung tanggal 15 April 2019.

Hal ini dikatakan oleh Ketua KPUD Kabupaten Nisel Edward Duha didampingi Ketua Bawaslu Kabupaten Nisel Philipus F. Sarumaha menjawab pertanyaan sejumlah wartawan di gudang logistik KPUD Nisel jalan Imam Bonjol Telukdalam Nisel, Sabtu (13/04/2019).

Menurut dia, pendistribusian logistik Pemilu 2019 di seluruh Dapil jika tidak ada kendala ditargetkan rampung paling lambat tanggal 15 April 2019. “Masukan dari rekan-rekan Bawaslu Kabupaten Nisel agar menambah jumlah pekerja untuk pengisian logistik Pemilu sangat kami apresiasi karena dapat membuat pengisian kotak suara lebih cepat sehingga pendistribusian ke PPK hingga ke PPS bisa sesuai target,”jelasnya.

Saat ini, sambung dia, pihaknya juga telah mendistribusikan logistik Pemilu untuk 6 Kecamatan dari 7 Kecamatan di Dapil VI Kepulauan Batu dan akan menyusul pendistribusian ke satu kecamatan lagi yakni di Kecamatan Simuk. “Sedangkan esok harinya yakni pada minggu tanggal 14 April 2019, kita akan mendistribusikan logistik Pemilu untuk Dapil III dan Dapil IV. Selanjutnya untuk Dapil II, Dapil V dan terakhir untuk Dapil I,”tuturnya. tak hanya itu, namun beberapa hari sebelumnya, pihaknya juga telah mendistribusikan C6 atau surat undangan ke tingkat PPK selanjutnya diteruskan ke PPS untuk dibagikan kepada Pemilih yang sudah terdaftar di DPT.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Nisel Philipus F. Sarumaha menyebutkan, pihaknya optimis dan yakin jika pihak KPUD Nias Selatan dapat mencapai target waktu pendistribusian logistik.

Ia mengatakan, setelah pihaknya melakukan pengecekan di lapangan ternyata ada beberapa kendala yang menyebabkan pengisian logistik ke kotak suara agak lambat.

“Setelah kita cek dan kita tanya ternyata ada beberapa hal yang menjadi kendala, pertama masalah tempat yang tidak memadai sehingga para pekerja yang melakukan pengepakan surat suara tidak efektif bekerja. Kedua adalah soal managemen pembagian para pekerja dimana para pekerja tidak ada pembagian shift dan malah mereka bekerja sampai dini hari sehingga pekerjaan mereka tidak maksimal. Sehubungan dengan hal itu maka kita memberikan saran dan pendapat kepada KPUD agar tempat diperlebar sehingga para pekerja lebih efektif bekerja. Kita juga menyarankan KPUD agar pekerja ditambah dan dibagi shift sehingga mereka lebih maksimal bekerja. Saran tersebut disambut baik oleh KPUD dengan melakukan pelebaran tempat dan penambahan pekerja,” pungkas Sarumaha.

Selain itu, pihaknya juga siap membantu KPUD Nisel jika dibutuhkan agar pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Nisel berjalan sukses dan lancar, seraya menambahkan bahwa kehadirannya di gudang logistik untuk memastikan logistik surat suara aman. (as-hal)