Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Segera Diwujudkan

36
Rapat Koordinasi Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemprovsu dan BUMD bersama PT Telkom Indonesia Tbk, di Ruang Ferdinand Lumban Tobing Kantor Gubsu Jalan Diponegoro 30 Medan, Jumat (11/01/2019). (Foto. ASARPUA.com/humpes)

ASARPUA.com – Medan – Rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk membenahi sistem kerja menuju digitalisasi bukan sekedar wacana. Sistem pemerintahan berbasis elektronik atau yang juga dikenal dengan e-government ditargetkan segera terwujud pada bulan Maret 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat memimpin Rapat Koordinasi Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pemprovsu dan BUMD bersama PT Telkom Indonesia Tbk, di Ruang Ferdinand Lumban Tobing Lantai 8 Kantor Gubsu Jalan Diponegoro 30 Medan, Jumat (11/01/2019).

“e-Government ini hanya bisa terwujud jika semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersinergi dan kompak. Sistem digital ini hanya alat, operatornya kita. Untuk itu, diharapkan semua OPD aktif menyediakan dan update data dari masing-masing dinas/badan. Tentunya akan ada penghargaan bagi OPD yang aktif, dan sanksi bagi yang tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provsu M Fitriyus menjelaskan teknis perwujudan e-government yang dimaksud dalam rapat. “Data center ini disebut Dashboard Executive, modelnya seperti Sumut Smart Province, hanya saja lebih mutakhir baik dari penambahan aplikasi, bentuk penyajian dan kelengkapan data, dan lainnya,” ujar Fitriyus.

Dikatakannya, Dashboard Executive tersebut memungkinkan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memeriksa progres kerja setiap dinas secara real time begitupun dengan informasi dan data tertentu yang dibutuhkan. Misalnya, informasi daerah rawan bencana yang disediakan BPBD, data jumlah sekolah di Sumut oleh Dinas Pendidikan Provsu, dan lainnya. (as-01)