EkbisHeadlineMedanUmum

Safari Ashar Rico Waas di Masjid Al Muflihin Silalas Jadi Tempat Warga Menaruh Harapan

0
×

Safari Ashar Rico Waas di Masjid Al Muflihin Silalas Jadi Tempat Warga Menaruh Harapan

Sebarkan artikel ini
, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Selasa (03/11/2026). (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.comq Persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari, mulai dari sulitnya mendapatkan air bersih di sekolah, kekhawatiran anak tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi, hingga ancaman banjir akibat drainase yang tak kunjung dibersihkan sampai persoalan Desil, menjadi keluhan yang disampaikan warga kepada Wali Kota Medan Rico Waas.

Berbagai persoalan tersebut mencuat dalam dialog bersama warga saat Safari Ashar yang dilakukan Walikota Medan Rico Waas di Masjid Al Muflihin, Jalan Sei Deli, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Selasa (03/11/2026). Kesempatan itu dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan yang selama ini mereka hadapi sekaligus berharap adanya solusi dari Pemko Medan.

Dalam safari Ashar tersebut, Rico Waas bersama Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum dan Pj Sekda Erfin Fahrurrazi serta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan diantaranya Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Sofyan, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Kadisdukcapil Baginda P Siregar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane dan Kadispora T Chairuniza.

Salah satu keluhan datang dari Abidin Batubara, warga Silalas, yang menyampaikan persoalan sulitnya mendapatkan air bersih di SD Negeri 067954, Jalan Kejaksaan, tempat ia bekerja sebagai guru. Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar lima tahun. Akibat tidak tersedianya air yang memadai, para siswa bahkan terpaksa menggunakan fasilitas toilet di masjid terdekat untuk buang air kecil maupun besar.

Dirinya mengungkapkan, pihak sekolah telah beberapa kali mendatangkan petugas Perumda Tirtanadi untuk memeriksa jaringan air. Namun, hingga kini persoalan tersebut belum juga teratasi. Diduga terdapat penyumbatan pada saluran pipa, tetapi titik permasalahannya belum diketahui secara pasti.

Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas meminta Perkimcikataru segera turun langsung ke sekolah untuk memeriksa jaringan air dan mencari penyebab persoalan. Ia menegaskan kebutuhan air bersih di sekolah harus menjadi perhatian karena menyangkut kenyamanan dan kebutuhan dasar anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar.

“Besok dicek langsung ke Sekolah. Kita lihat apa masalahnya, koordinasikan dengan Tirtanadi. Air harus bisa masuk ke sekolah karena itu kebutuhan dasar,” tegas Rico Waas kepada Kadis Perkimcikataru Jhon Lase. (Asarpua)