HeadlineMedan

Raker I PWPM, Rico Waas: Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan

8
×

Raker I PWPM, Rico Waas: Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan

Sebarkan artikel ini
Walikota Medan Rico Waas dorong PWPM memperkuat profesionalisme organisasi dan tingkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan media yang semakin dinamis. Terima cendera mata dari Ketua PWPM M Edison Ginting.(Foto. Asarpua.com/dikdan

ASARPUA.com – Medan – Walikota Medan Rico Waas dorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan media yang semakin dinamis.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pertama PWPM Tahun 2026 di Hotel Madani, Medan, Rabu (19/08/2026). Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan apresiasi kepada anak-anak para wartawan yang berprestasi.

Rico mengatakan, Raker pertama menjadi momentum bagi PWPM untuk membangun organisasi yang lebih profesional, bukan sekadar menjadi paguyuban wartawan. Menurutnya, legalitas dan aturan organisasi juga penting sebagai dasar dalam menjalankan organisasi.

“Kami menganggap PWPM ini sebuah organisasi yang tidak hanya sekadar dibuat sebagai paguyuban saja, tetapi harus bisa menjadi pemikir dan bagaimana arah kebijakan setidaknya bisa dijaga,” ujar Rico Waas di hadapan Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting, beserta jajaran pengurus.

Rico menilai wartawan memiliki peran penting dalam memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah sekaligus menyampaikan saran dan masukan. Karena itu, organisasi harus memiliki struktur yang baik, benar, dan profesional sehingga insan pers di dalamnya dapat menjunjung tinggi profesionalisme.

“Sebuah organisasi yang berkembang menjadi profesional tentunya insan-insan pers yang di dalamnya akan menjunjung tinggi profesionalisme tersebut, sehingga pemberitaan-pemberitaan kita semakin berkualitas, semakin baik,” kata Rico Waas yang hadir didampingi, Kadis Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kabag Umum Setda Kota Medan Muhammad Ridho Siregar, Camat Medan Kota M Andi Syahputra, Kabag Prokopim Arafat Syam dan jajaran Pemko Medan.

Rico juga mengingatkan wartawan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berbagai platform media, mulai dari media daring, YouTube, TikTok, Reels, Instagram, hingga Facebook.

“Kami mengharapkan di Raker ini juga bisa dirumuskan bagaimana cara ke depannya rekan-rekan wartawan bisa mengkanalisasi pola pemberitaan, supaya pemberitaan semakin banyak platform yang bisa dipakai,” ungkapnya.

Selain kemampuan beradaptasi, Rico menekankan pentingnya kapasitas dan integritas wartawan. Ia mengatakan, pemberitaan positif maupun negatif tetap dapat disampaikan selama berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemberitaan yang baik, buruk, ataupun netral, selama berdasarkan sebuah realitas dan memang bisa dipertanggungjawabkan, saya rasa ini sah-sah saja. Tapi kalau misalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Rico juga mendorong PWPM tidak hanya menghasilkan berita, tetapi melahirkan karya kreatif mengenai sejarah, kebudayaan, kuliner, dan pariwisata Kota Medan. Ia juga membuka peluang pengembangan karya melalui podcast dengan menghadirkan Walikota, camat, maupun pimpinan perangkat daerah.

“Kita punya kuliner, punya kebudayaan. Rekan-rekan juga memiliki kapasitas untuk menulis hal tersebut. Kami mendorong ini bisa menjadi karya tulis-karya tulis yang bisa kita sebarkan,” katanya.

Rico berharap Raker I PWPM menjadi titik awal organisasi untuk semakin maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi melalui pemberitaan serta karya jurnalistik berkualitas bagi masyarakat.

“Kami menyampaikan selamat atas pelaksanaan Rapat Kerja Pertama PWPM Medan ini. Mudah-mudahan berjalan dengan baik. Terima kasih juga kepada Pak Ketua bersama seluruh panitia. Pak Ketua, kami harapkan bisa menjadi pemimpin yang baik dan adil bagi para anggotanya, memberikan pencerahan, masukan, serta mengayomi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWPM M. Edison Ginting mengatakan, Raker pertama bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi forum untuk menentukan arah kebijakan, menyusun program kerja, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian organisasi kepada anggota, Pemko Medan, dan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya wartawan menjaga objektivitas, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, setiap berita harus disajikan secara akurat, berimbang, dan melalui konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.

Edison Ginting yang akrab disapa Cobra ini juga mengajak seluruh pengurus dan anggota meningkatkan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, serta penguasaan teknologi informasi. Ia berharap kekompakan dan persaudaraan terus dijaga dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. (Asarpua)