ASARPUA.com – Labuhanbatu – Tim Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang pria berinisial MFA (24), atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jalan Perkebunan Desa Membang Muda, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), tepatnya di area palang perkebunan, Senin (20/04/2026) sekira pukul 20.00 WIB.
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Br Barus, Selasa (21/04/2026) mengonfirmasi penangkapan tersebut. Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku yang merupakan warga Desa Aek Bange, Kabupaten Asahan tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek, penangkapan bermula saat Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu dipimpin Kanit Ipda Ramadhan Ilal melakukan pengintaian di wilayah rawan peredaran narkoba. Di lokasi kejadian, petugas mencurigai dua orang pria yang tengah berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.
“Saat dilakukan penyergapan, pelaku MFA yang saat itu dibonceng berhasil diamankan. Namun, rekannya yang mengemudikan sepeda motor nekat melarikan diri ke arah perkebunan kelapa sawit,” ujar AKP Citra.
Meskipun petugas sempat melakukan pengejaran, rekan pelaku berhasil lolos di tengah kegelapan areal perkebunan dengan meninggalkan sepeda motor yang digunakan.
Dari pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa 7 paket plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,71 gram dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan nomor polisi BK 5674 VCF.
Berdasarkan interogasi awal, pelaku MFA mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang rencananya akan diperjualbelikan kembali. Ia mengaku mendapatkan pasokan sabu tersebut dari seorang pria yang tidak dikenal di wilayah Aek Kanopan.
Menurut Citra, hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang melarikan diri dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pemasok utama sabu tersebut.
“Pelaku beserta seluruh barang bukti telah kami amankan di Polsek Kualuh Hulu guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Citra. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan

