script google ads
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHeadlineLabuhan Batu

Polres Labuhanbatu Salurkan Bansos di Posko Kampung Bebas Narkoba

18
×

Polres Labuhanbatu Salurkan Bansos di Posko Kampung Bebas Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu bersama Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, pihak Pemkab, jurnalis, masyarakat dan tim Satresnarkoba menyatakan menolak peredaran Narkoba, saat sosialisasi Posko KBN di Padangmatinggi, Rantauprapat, Jumat (19/06/2026). (Foto: Asarpua.com/Humas)

ASARPUA.com – Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mengedepankan pendekatan humanis dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Posko Kampung Bebas dari Narkoba (KBN) Lingkungan Bangunan, Padangmatinggi, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (19/06/2026). Jurnalis hingga tokoh masyarakat mendukung gerakan anti Narkoba di daerah ini.

Gebrakan yang berlangsung penuh keakraban itu merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Sejumlah warga, tokoh masyarakat, mahasiswa, aktivis, hingga anak-anak yatim tampak antusias mengikuti kegiatan yang sarat pesan moral dan edukasi tersebut.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya hadir bersama Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji dalam sosialisasi serta menyalurkan langsung bantuan pangan kepada warga setempat. Turut hadir tokoh agama Ustadz Alfan, para pejabat utama (PJU) Polres Labuhanbatu, organisasi anti narkoba, jurnalis serta berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan dukungan terhadap gerakan bersama melawan narkotika. Kapolres, Dandim, tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis dan masyarakat juga menandatangani ikrar bersama menolak keras peredaran Narkoba di Posko KBN tersebut.

Selain memberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkoba bagi kesehatan, keluarga dan masa depan generasi muda, Polres Labuhanbatu juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak yatim. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di tengah upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Dalam sambutannya, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menegaskan bahwa keberadaan Posko KBN harus menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika. Menurutnya, pencegahan tidak bisa dilakukan aparat penegak hukum semata, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh warga.

“Melalui Posko Kampung Bebas dari Narkoba ini, kami berharap masyarakat memiliki wadah untuk meningkatkan kesadaran, melakukan pencegahan, memberikan edukasi, serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya,” ujar Kapolres di hadapan sejumlah warga.

Ia juga menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus diperangi secara bersama-sama. Sinergi antara Polri, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, jurnalis dan seluruh lapisan warga dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut di lingkungan masyarakat.

“Narkoba musuh bersama. Kuatkan iman kita agar tidak mudah terpapar narkoba. Polres Labuhanbatu telah banyak melakukan penindakan terhadap pelaku narkoba, begitu juga Kodim yang terus mendukung upaya pemberantasan. Dengan kerja sama seluruh pihak, kami optimistis narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu dapat diberantas,” katanya.

Melalui sosialisasi dan penyaluran bansos pangan tersebut, Polres Labuhanbatu berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat semakin erat. Lebih dari itu, semangat kebersamaan yang terbangun di Posko Kampung Bebas dari Narkoba diharapkan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari ancaman narkoba. (Asarpua)

Reporter: Martin Tarigan

Example 300x250