ASARPUA.com – Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus memperkuat sektor pariwisata melalui penyelenggaraan berbagai event dan pengembangan destinasi wisata budaya. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jumlah kunjungan Wisman ke Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, jumlah wisman tercatat sebanyak 250.413 orang. Angka tersebut meningkat 16,80% pada 2025 menjadi 292.481 orang.
Sementara itu, pada 2026, Pemprovsu menargetkan 365.000 kunjungan wisman. Hingga September 2026, jumlah kunjungan telah mencapai 233.343 orang atau 63,93% dari target tahunan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut Terang Dewi Susantri Ujung optimistis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun. Pasalnya, sejumlah event telah disiapkan untuk menarik kunjungan wisatawan, terutama pada periode akhir tahun.
“Kita optimis sampai akhir tahun target yang ditentukan akan tercapai setelah karena ada beberapa event yang akan kita selenggarakan di Sumut, dan lonjakan wisman memang banyak terjadi di akhir tahun,” kata Terang saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (06/11/2026).
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Disbudparekraf Sumut tengah mempersiapkan delapan event yang akan digelar pada dua bulan terakhir 2026. Kegiatan tersebut meliputi Festival Kebudayaan Sumut 2026, Festival Seni dan Budaya Daerah, Sumut Fashion Beauty, Familiarization Trip Astex, North Sumatera International Kite Festival, Lomba Burung Kicau, Kejuaraan E-Sport, serta Pertunjukan Seni Tetabuhan Perkusi Sumut.
Terang berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk ikut mendukung dan mempromosikan agenda pariwisata tersebut.
“Event kita di dua bulan terakhir 2026 masih cukup banyak dan kami optimis itu akan berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara kita, mari kita dukung dan terus mempromosikan event-event tersebut,” kata Terang.
Selain mengandalkan penyelenggaraan event, Pemprov Sumut juga terus mengembangkan potensi wisata berbasis kebudayaan melalui penetapan cagar budaya. Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudparekraf Sumut Sylvia Rosita Armayanti Lubis mengatakan, pihaknya menargetkan penetapan tiga cagar budaya baru pada 2026.
Namun, hingga akhir tahun ini, Disbudparekraf Sumut telah berhasil menetapkan sembilan cagar budaya baru atau melampaui target yang ditetapkan.
“Kita ingin cagar-cagar budaya ini terus terpelihara dan menjadi daya tarik bagi wisman karena situs-situs ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan seperti Istana Lima Laras, Desa Hilisimaetano di Nias, Makam Papan Tinggi, Situs Bongal dan lainnya,” kata Sylvia. (Asarpua)












