ASARPUA.com – Labuhanbatu – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara (Sumut), M Daffasya Adnan Sinik, menegaskan pentingnya peran KORMI dalam membudayakan olahraga masyarakat, khususnya olahraga tradisional, guna mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan gembira. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) II KORMI Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2031, Kamis (15/10/2026), di Rantauprapat.
Daffasya mengatakan, KORMI tidak sekadar menjadi organisasi yang menyelenggarakan aktivitas olahraga, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kebugaran masyarakat dan mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia.
“Jadi, kita ini bukan hanya organisasi yang gerak-gerak saja. Kita punya tugas membangun manusia yang sehat dan bugar. Kita juga harus terus membangun indeks pembangunan manusia,” ujarnya.
Menurutnya, KORMI harus mengambil peran strategis dalam mendorong masyarakat agar aktif berolahraga. Karena itu, keberadaan organisasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada dukungan anggaran, tetapi harus dibarengi program dan kegiatan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia juga meminta kepengurusan KORMI Labuhanbatu yang terpilih nantinya mampu menggerakkan seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) agar lebih aktif dan produktif.
Di sisi lain, Daffasya turut menyoroti agenda olahraga masyarakat di Sumatera Utara, termasuk pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat tingkat provinsi dan persiapan menuju Festival Olahraga Nasional (Fornas) 2027.
Ia menegaskan, kepengurusan KORMI Labuhanbatu mendatang harus memiliki target yang jelas, termasuk mempersiapkan dan memberangkatkan Inorga untuk berpartisipasi dalam Fornas 2027.
“Saya minta siapa pun ketua terpilih nantinya harus memberangkatkan Inorga ke Fornas 2027. Kita membutuhkan pimpinan yang bisa bekerja dan bergerak, bukan sekadar berbicara,” tegasnya.
Daffasya menilai, pembinaan olahraga masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan. Setiap Inorga diharapkan memperoleh kesempatan untuk melaksanakan kegiatan sesuai kemampuan dan perencanaan organisasi. Ia juga mengingatkan agar KORMI Labuhanbatu menyiapkan agenda pembinaan secara berjenjang, mulai dari kegiatan tingkat kabupaten hingga provinsi dan nasional.
Selain menekankan target kerja, Daffasya berpesan agar proses pemilihan ketua tidak menimbulkan perpecahan di antara peserta musyawarah.
Menurutnya, perbedaan dukungan dalam pemilihan merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, setelah musyawarah selesai, seluruh pihak harus kembali bersatu untuk menjalankan program dan membesarkan KORMI.
“Siapa pun yang terpilih, saya minta yang tidak mendukung tetap dirangkul. Pertarungan kita hanya di atas meja. Setelah keluar pintu, kita harus kembali bersaudara,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita melalui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Labuhanbatu, Syaiful Rahman Pulungan, menyambut baik pelaksanaan Muskab II KORMI Labuhanbatu. Ia berharap kepengurusan yang terpilih mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh Inorga yang berada di bawah naungan KORMI.
“Siapa pun yang terpilih nanti, semoga dapat berkolaborasi dengan seluruh Inorga dan pemerintah daerah. Bagaimana kita bisa memajukan olahraga di Labuhanbatu, itulah harapan kita bersama,” ujarnya.
Menurut Syaiful, sinergi antara organisasi olahraga masyarakat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong kegiatan olahraga yang lebih luas dan menjangkau berbagai kalangan masyarakat. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan












