Kerukunan Umat Beragama Penentu Arah Pembangunan 

82
Seluruh peserta dialog foto bersama seusai acara. (Foto. ASARPUA.com /handover) 

ASARPUA.com – Simpang Empat – Suksesnya arah pembangunan nasional dan daerah kedepan pada prinsipnya faktor kerukunan umat beragama sangat menentukan. Untuk itu umat beragama supaya benar-benar dapat melaksanakan ajaran agamanya dengan baik didukung dengan kearifan lokal kekerabatan masyarakat Karo “ Merga Silima, Rakut Sitelu, Tutur Siwaluh, Perkade-kaden Sepuluh Dua Tambah Sada”.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Setdakab Karo Drs. Gelora Fajar Purba, pada acara pembukaan Dialog Lintas Agama yang berlangsung di kantor Camat Simpang Empat yang diikuti tokoh agama dari kecamatan Simpang Empat dan kecamatan Naman Teran Kamis  (07/11/2019).

Menurut Bupati Karo, sebagai negara yang berpenduduk majemuk terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan golongan maka kebersamaan, keharmonisan dan kerukunan merupakan kondisi yang harus bertumbuh di tengah masyarakat. “Syukurlah tradisi kearifan lokal telah dirintis oleh para leluhur kita, sejak dahulu,” ujarnya.

Dikatakannya, seiring kemajuan era globalisasi maka persaingan hidup menyuguhkan banyak perubahan yang dahsyat. Begitu juga hampir sudah menyentuh segala aspek kehidupan mulai dari aspek ekonomi, politik, sosial budaya dan agama.

Berkaitan dengan kemajuan perkembangan jaman yang serba komplek maka dalam rangka memelihara kerukunan, Terkelin menghimbau, para tokoh agama yang menjadi peserta dialog diharapkan dapat menjadi “agen” kerukunan umat di tempat masing- masing. Begitu juga dapat mengedepankan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi maupun golongan.

Dalam laporan Ketua Panitia, Drs. Salomo Surbakti menyebutkan dalam dialog lintas agama berthemakan “Kita Tingkatkan Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama Demi Terwujudnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Panitia menghadirkan narasumber terdiri dari Ketua FKUB Kabupaten Karo Drs. Aswan Sembiring, M.Si dengan materi berjudul :  Tugas Pokok dan Fungsi FKUB Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 09 – 08 tahun 2006.

Kakemenag Karo ,Drs. H. Mukhsin Batubara, M.Pd dengan materi: Peran dan Fungsi kantor Kementerian Agama dalam Pembinaan Kerukunan Antar dan Inter Umat Beragama dan Mayor Inf. Jimmi Barus S.Sos dengan materi tentang prinsip – prinsip bela negara.

Untuk antisipasi berkembangnya berita Hoax/Hate Speech dan penanganannya disampaikan  AKP Pawang Ternalem Sembiring tentang pembinaan dan pengawasan aliran kepercayaan disampaikan Pakem Kejari Karo, Mora Sakti, SH.

Drs. Salomo Surbakti menyebutkan, sebelumnya acara serupa juga sudah dilaksanakan pada hari Rabu (06/11/2019) di Green Garden Hotel Berastagi dengan pesertanya tokoh agama dari Kecamatan Berastagi, Merdeka dan Kecamatan Dolatrayat. (as-joh)