Kades Mundur, Warga Mompang Julu Madina Buka Blokade, Jalinsum Kembali Normal

74
Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK MSi. (Foto. ASARPUA.com/benny)

ASARPUA.com – Madina -Pemblokadean Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang sebelumnya diblokade (ditutup) warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal  (Madina) pada aksi unjuk rasa, Senin (29/06/2020) akhirnya dibuka, Selasa (30/06/2020) dini hari sekitar pukul 03.40 WIB. Lalulintas di Jalinsum kembali normal seperti biasa.

Satu unit kereta (sepeda motor) dan dua unit mobil dimana salah satu dari mobil yang dibakar warga adalah mobil dinas Wakapolres Madina. (Foto. ASARPUA.com/benny)

Seperti yang diberitakan Asarpua.com, sebelumnya pada Senin (29/06/2020) Desa Mompang Julu mencekam akibat terjadi kericuhan pada aksi unjuk rasa terkait pembagian Dana BLT yang diawali dengan adanya aksi lempar batu kepada pihak Kepolisian yang hendak mengamankan aksi blokade Jalinsum oleh warga Desa Mompang Julu. Akhirnya aksi demo warga mengakibatkan 6 Personil Polres Madina mengalami luka-luka ringan dan telah mendapat perawatan medis serta telah dapat kembali bertugas.

Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK MSi saat ditemui Asarpua.com menyampaikan, bahwa dini hari, Selasa (30/06/2020) warga telah membuka blokade jalan di Jalinsum.  Selanjutnya kenderaan telah dapat melintas kembali seperti biasa di Jalinsum.

“Warga akhirnya mau membuka blokade jalan setelah Kepala Desa (Kades) Mompang Julu menyatakan mundur dari jabatannya sesuai tuntutan warga,” kata AKBP Horas Tua Silalahi SIK MSi.

“Terkait Pelaku Kerusuhan yang terjadi pada Senin (29/06/2020) yang mengakibatkan terbakarnya satu unit sepeda motor dan dua unit mobil dimana salah satu dari mobil yang jadi amukan warga adalah mobil dinas Wakapolres Madina, dan untuk pelaku kerusuhan akan diselidiki dan akan diproses sesuai hukum,” tandas Kapolres Madina. (asarpua)

Penulis: Benny Fatahillah Lubis