Gubsu Hadiri Perayaan Hari Jadi Ke-20 Tobasa

48
Gubsu Edy Rahmayadi diberikan topi khas suku Batak, yaitu Tali tali. Sebagai bentuk penghargaan kepada Gubsu pertama yang mengunjungi Kecamatan Habinsaran. (Foto. ASARPUA. com/humpes)

ASARPUA.com – Tobasa – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa diperlukan semangat kebersamaan dan prioritas untuk pembangunan, sesuai kemampuan yang ada. Pembangunan juga harus diprioritaskan untuk rakyat.

Hal itu disampaikan dalam perayaan Hari Jadi ke-20 Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sabtu (09/03/2019) di Kecamatan Habinsaran. Hadir diantaranya Bupati-Wakil Bupati Tobasa, Darwin Siagian-Hulman Sitorus, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Anggota DPR RI Trimedya Panjaitan, anggota DPRD Sumut Sarma Hutajulu serta mewakili Bupati se-kawasan Danau Toba.

Turut mendampingi Gubsu, Ketua TP-PKK Sumut Nawal Lubis, Sekdaprovsu R Sabrina, Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Abdul Haris Lubis, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler Lubis, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Azhar Harahap, serta Kadis Sosial Rajali.

Dalam sambutannya, Gubsu menyebutkan potensi sumber daya manusia (SDM) khususnya putra daerah sangat diperlukan dalam program pembangunan. Sebab dari segi kemampuan, tentu sangat diperlukan. Karena itu kepada para perantau diharapkan berkenan kembali ke kampung halamannya, dan membangun daerahnya.

Menurutnya keinginan untuk bisa membangun semua yang dibutuhkan tentu selalu ada. Namun seluruhnya dibatasi oleh kemampuan keuangan satu daerah. Sehingga perlu ada perencanaan yang baik dan matang.

“Kalau saya tanya Bupati, semua mau dibangun. Tetapi dengan segala kemampuan (yang ada), kita akan tetapkan prioritas untuk rakyat yang kita cintai ini,” sebut Edy Rahmayadi.

Sementara Bupati Tobasa Darwin Siagian menyampaikan ucapan terima kasih dan syukur atas kehadiran Gubernur di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Utara dan Labuhan Batu itu. Meskipun jaraknya cukup jauh dari Ibu Kota Kabupaten, namun menjadi salah satu penentu pemekaran Tobasa, 20 tahun silam. (as-01)