asarpua.com

Gubsu Edy Rahmayadi: Ilmu Tanpa Buku, Hampa

ASARPUA.com – Medan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengungkapkan bahwa manusia tanpa ilmu, ibarat malam hari tanpa lampu, berada dalam kegelapan. Dan Ilmu tanpa buku adalah hampa. Hal ini disampaikannya saat membuka Pameran Buku Big Bad Wolf Books 2018 di Lanud Soewondo, Kamis (01/11/2018) malam.

Menurut Gubsu, penyebab sedikitnya jumlah pembaca buku di Sumut, satu faktornya adalah karena harga yang cukup mahal. Karena itu, kesempatan potongan harga yang cukup besar itu, masyarakat diminta berbondong-bondong mendapatkan buku di lokasi tersebut.

“Yang pasti saya bangga dengan ini. Sekarang sudah tidak ada alasan mahal. Begitu murah buku-buku di depan kita ini. Seperti disampaikan tadi, sudah ada diskon di sini, 60-80 persen, diskon lagi 50 persen, luar biasa,” sebut Edy.

Bicara soal buku murah, Edy juga menyampaikan bahwa pada masa lalu dirinya berusia sekolah, harus datang ke Titi Gantung, sekitar Lapangan Merdeka, tempat menjual buku-buku bekas. Meskipun harganya murah, dirinya hanya meminjam buku khusus untuk dibaca, sebagai persiapan ujian keesokan harinya.

“Kenapa berangkat ke sana, karena tidak punya uang. Sampai ke sana pun, kita tak beli buku. Ada tiga sampai lima orang, pinjam buku duduk di samping. Kita baca buku di situ, karena besok ujian. Dulu mata pelajaran PMP, sekarang PKN. Belajar, baca, setelah itu ujian. Seperti itu saja dulu anak-anak seperti saya, bisa jadi Gubernur,” kata Edy memotivasi generasi muda.

Bazar atau pameran buku seperti ini lanjut Gubsu, akan diupayakan untuk dilaksanakan lebih intensif. Sebab katanya, membaca membuat orang cerdas, berfikir positif, serta untuk maju, suatu provinsi atau negara harus membaca.

Sementara President Director Metro TV Suryopratomo menyampaikan bahwa masalah terbesar di negeri ini adalah, 42 persen anak Indonesia lemah dalam bidang sains, matematika serta membaca. Karena itu apa yang dilakukan oleh Biga Bad Wolf (BBW) untuk membuat bazar buku ini, adalah sebuah langkah sangat strategis untuk membuat generasi muda mempunyai minat baca dan kemauan untuk membaca dan membuka wawasan, menjadi lebih luas lagi.

Sedangkan Regional Transaction and Consumer Head Sumatera 1 Bank Mandiri Agus Sanjaya mengaku pihaknya ikut bangga dan bersyukur atas penyelenggaraan bazar buku BBW, setelah tahun sebelumnya digelar di Surabaya dan Jakarta.

Senada dengan itu, Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia Uli Silalahi berterimakasih atas antusias warga yang datang ke lokasi bazar sejak awal penyelenggaraan. Dengan begitu, dirinya berharap kondisi seperti ini bisa berlangsung hingga event selesai dan untuk waktu yang akan datang. (as-01)

Related News

Menteri Agama Yakin Dewan Hakim MTQN XXVII Ojektif

Redaksi

Gubsu: Persiapkan Diri Hadapi Bonus Demografi

Redaksi

Gubsu dalam Rapat Pengungsi Sinabung: Perbanyak Pasokan Air Bersih

Redaksi