asarpua.com

Siswa SIS Medan Harumkan Sumut di World Scholar’s Cup 2019

ASARPUA.com – Medan – Sepuluh pelajar dari Singapore Intercultural School (SIS) Medan berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara (Sumut) di ajang kompetisi pelajar internasional, di Sydney, Australia, 15-20 Agustus 2019. Pada ajang bergengsi tersebut, mereka menyabet 33 medali emas, 30 medali perak, 1 Da Vinci Award, dan 1 Distinction Award. Kesepuluh pelajar terdiri dari 9 siswa SMP dan 1 siswa SMA.

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih para siswa  tersebut. Hal itu disampaikan langsung kepada para siswa saat beraudiensi bersama, guru, pelatih, dan para orang tua, di Ruang Kerjanya, Lantai 10, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (04/10/2019).

“Saya suka yang seperti ini, masih pelajar sudah banyak prestasi. Apalagi, sampai membawa dan mengharumkan nama Sumut ke kancah internasional. Jangan yang buruk-buruk saja tentang Sumut didengar orang, banyak juga prestasi kita, seperti ini,” kata Gubsu.

Edy Rahmayadi turut mengapresiasi. Dirinya berharap prestasi-prestasi serupa terus ditingkatkan dan memberi inspirasi bagi pelajar lainnya. ”Saya dengar nanti akan berkompetisi lagi Amerika, mudah-mudahan sukses, lakukan persiapan dengan baik. Semoga pulang membawa lebih banyak medali,” tutur Arsyad.

Sementara itu, Ms Gello Marie, pengajar sekaligus pelatih dari para pelajar ini menjelaskan bahwa tahapan dari kompetisi World Scholars’s Cup bermula dari kompetisi di Regional Round yang dilaksanakan di Chandra Kumala School bulan Mei lalu, bagi yang lolos kemudian  melanjutkan ke Global Round di Sydney, Australia dan berakhir di Tournament of Champions di Yale University pada bulan November 2019.

“Jadi, siswa kita nantinya akan berangkat dan berkompetisi lagi di Yale, Amerika pada bulan November. Mudah-mudahan kita akan pulang dan membawa lebih banyak medali lagi dan yang pasti bisa mengharumkan nama Sumut,” katanya.

Diketahui, World Scholars’s Cup merupakan partisipasi internasional bergengsi yang terselenggara sejak tahun 2007. Adapun bidang yang diujikan pada kompetisi adalah sains, literatur atau sastra, seni dan musik, sejarah, ilmu sosial, dan spesial area. Bentuk kompetisi dilakukan dengan debat, cerdas cermat, lomba kepenulisan, penampilan, dan lainnya. Tahun ini Regional Round di Indonesia dilaksanakan di Medan, Jakarta, Bali, dan Surabaya. (asarpua)

Related News

Komisi D DPRD Medan Pertanyakan Minimnya Realisasi Retribusi Parkir

Redaksi

Perubahan APBD 2025 Jadi Momentum Memperkuat Kinerja BUMD

Redaksi

Bobby Nasution Tinjau Sungai Tukka, Pemerintah Siapkan Tanggul dan Sabo Dam Kendalikan Banjir

Redaksi