ASARPUA.com – Medan – Berita dukacita diterima langsung Walikota Medan Dzulmi Eldin bersama Wakil Walikota Akhyar Nasution serta Sekda Wiriya Alrahman bertakziah, sekaligus menyampaikan rasa duka yang mendalam seluruh jajaran Pemko Medan atas meninggalnya Kadis Perindustrian Kota Medan Zulkifli Sitepu di rumah duka, Jalan Jamin Ginting Medan, Senin (16/09/2019).
Walikota mengaku sangat terkejut mendengar berita dukacita atas berpulangnya almarhum. Sebab, selama ini Walikota tidak pernah mendengar pria yang pernah menjabat sebagai Kadis Pertamanan Kota Medan itu sakit. Bahkan, Walikota juga mendapat kabar bahwasanya almarhum yang semasa hidupnya terkenal humoris masih memimpin apel di Dinas Perindustrian.
Selanjutnya, Walikota dengan mata merah dan berkaca-kaca berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk tabah menghadapi cobaan tersebut. Terlebih kepada anak-anak yang ditinggalkan, Walikota berpesan untuk senantiasa mendoakan almarhum.
Selain Walikota dan Wakil Walikota, seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan tampak hadir di rumah duka. Umumnya, mereka mengaku terkejut dan sempat tidak percaya atas kepergian almarhum. Di mata mereka, almarhum selama ini dikenal cukup baik, berani, humoris serta senang membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan. Itu sebabnya, mereka mengaku sangat kehilangan atas kepergian almarhum.
Kedatangan Walikota, Wakil Walikota serta Sekda disambut Wakil Ketua DPRD Medan Burhanudin Sitepu yang juga abang kandung almarhum. Almarhum ditengarai meninggal akibat penyakit jantung, dan sempat dilarikan pihak keluarga ke Rumas Sakit Columbia Asia di Jalan Listrik Medan. Namun, Allah SWT berkehendak lain, sekitar pukul 23.10 WIB, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di usia 55 tahun.
Walikota tidak pernah mendengar pria yang pernah menjabat sebagai Kadis Pertamanan Kota Medan itu sakit. Bahkan, Walikota juga mendapat kabar bahwasanya almarhum yang semasa hidupnya terkenal humoris masih memimpin apel di Dinas Perindustrian
Selain seorang istri, almarhum yang menggagas pendirian mushalla di seluruh taman di Kota Medan juga meninggalkan 3 orang anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Direncanakan, almarhum akan dikebumikan usai Shalat Dzuhur di Perkuburan Muslim di dekat Pajak Sore Padang Bulan. Namun, sebelum dikebumikan, almarhum lebih dahulu dishalatkan di Masjid Nurul Hasanah yang berdekatan dengan perkuburan tersebut. (asarpua)















