HeadlineKesehatanUmum

Rico Waas Tekankan Edukasi dan Pemeriksaan untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

3
×

Rico Waas Tekankan Edukasi dan Pemeriksaan untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

Sebarkan artikel ini
Walikota Medan Rico Waas terima audiensi PERKI Cabang Sumut di Balaikota Medan, Jalan Kapten mMaulana Lubis Medan, Selasa (01/09/2026). (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.com – Medan – Walikota Medan Rico Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, serta kebiasaan hidup aktif.

Hal itu disampaikan Walikota Medan Rico Waas saat menerima audiensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Sumatera Utara di Balaikota Medan Jalan Kapten mMaulana Lubis Medan, Selasa (01/09/2026).

Dalam audiensi tersebut, Ketua PERKI Sumatera Utara dr. Hilfan Ade Putra Lubis, SpJP(K), menyampaikan rencana peringatan Hari Jantung Sedunia yang akan digelar di Gedung Astaka pada 27 September 2026. Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta dan diisi dengan webinar, senam jantung, konsultasi, serta penyuluhan mengenai pencegahan penyakit jantung.

Menanggapi rencana tersebut, Rico Waas menyambut baik kegiatan yang dinilai dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung. Ia berharap kegiatan tidak hanya berisi edukasi, tetapi juga memberikan akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

“Jangan hanya masyarakat disuruh mengikuti pelatihan, tetapi bagaimana mereka juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan. Intinya, kalau kita peduli dengan kesehatan, kita harus mengetahui kondisi kesehatan kita,” ujar Rico Waas.

Rico Waas juga mendorong masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik. Menurutnya, pemerintah perlu terus menciptakan ruang yang mendorong masyarakat untuk berjalan kaki, berlari, berolahraga, dan melakukan aktivitas fisik lainnya.

“Bagaimana kita mengajak masyarakat untuk ikut berolahraga, berjalan, berlari, atau sekadar bergerak. Ke depan, mungkin di kawasan Teladan juga bisa kita buat Car Free Day,” katanya.

Selain pencegahan, Rico Waas menilai edukasi mengenai pertolongan pertama pada kondisi darurat jantung juga penting. Karena itu, ia membuka peluang kolaborasi antara Pemko Medan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta tenaga medis untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat.

Rico Waas juga menyoroti kebutuhan dokter spesialis jantung anak yang masih terbatas. Ia berharap pengembangan sumber daya manusia di bidang tersebut terus didorong untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat pada masa mendatang. (Asarpua)