script google ads
Example 728x250
HeadlineMedan

Rico Waas Dorong Majelis Taklim Miliki Program Kerja Nyata

8
×

Rico Waas Dorong Majelis Taklim Miliki Program Kerja Nyata

Sebarkan artikel ini
Walikota Rico Waas saat terima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Walikota Jalan Sudirman Medan, Selasa (07/07/2026). (Foto. Asarpua.com/dikdan)

ASARPUA.com – Medan – Walikota Medan Rico Waas, dorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Medan pun siap memberikan dukungan, termasuk pendampingan mengurus legalitas organisasi hingga penggunaan fasilitas pemerintah untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Walikota Rico Waas saat terima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Walikota Jalan Sudirman Medan, Selasa (07/07/2026).

Menurut Rico Waas, keberadaan majelis taklim tidak cukup hanya aktif menggelar kegiatan seremonial atau acara besar yang berlangsung setahun sekali. Ia menilai, kegiatan kecil yang rutin dan memberikan manfaat langsung justru akan menghadirkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Majelis taklim harus memiliki program kerja yang jelas. Tidak harus membuat acara besar. Pelatihan hidroponik, menjahit, atau keterampilan lainnya yang dilaksanakan secara rutin di tengah masyarakat justru jauh lebih bermanfaat,” ujarnya dalam pertemuan yang turut diikuti Kaban Kesbangpol Andy Mario Siregar dan Kabag Kesra Agus Maryono itu.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Rico Waas memastikan Pemko Medan siap memfasilitasi penggunaan aula kelurahan maupun kecamatan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia juga meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) membantu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan apabila majelis taklim membutuhkan dukungan.

“Silakan manfaatkan aula kelurahan atau kecamatan. Kesra akan membantu berkoordinasi. Selama kegiatan itu memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan siapa pun, tentu akan kami dukung,” katanya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Rico Waas juga mengajak majelis taklim mengambil peran dalam menyukseskan berbagai program kesehatan masyarakat.

“Banyak masyarakat yang masih takut imunisasi. Begitu juga masih ada ibu yang menyerah memberikan ASI, bahkan ada yang menggantinya dengan susu kental manis. Hal-hal seperti ini perlu diedukasi bersama karena menyangkut masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

Rico Waas juga menyarankan agar setiap majelis taklim memiliki karakter dan fokus program yang menjadi ciri khas organisasi. Dengan begitu, keberadaannya akan lebih mudah dikenali dan memiliki kontribusi yang jelas bagi masyarakat. (Asarpua)

Example 300x250