Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD Kota MedanHeadlineMedanPolitik

DPRD Medan Desak Perbaikan Bansos dan Penanganan Banjir

9
×

DPRD Medan Desak Perbaikan Bansos dan Penanganan Banjir

Sebarkan artikel ini
Persoalan bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran serta banjir yang terus terjadi di sejumlah wilayah menjadi sorotan utama DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan (Dapil) IV dalam laporan hasil reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026. (Foto. Asarpua.com/handover)
Example 468x60

ASARPUA.com – Medan – Persoalan bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran serta banjir yang terus terjadi di sejumlah wilayah menjadi sorotan utama DPRD Kota Medan Daerah Pemilihan (Dapil) IV dalam laporan hasil reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan tingginya harga bahan pangan dan lambatnya penanganan sejumlah persoalan lingkungan di kawasan permukiman warga.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan juru bicara Dapil IV, Fauzi, dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di Gedung Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (18/05/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Zulkarnaen dan Rajudin Sagala. Hadir pula Walikota Medan Rico Waas, Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Fauzi mengatakan masyarakat meminta pemerintah memperbaiki pendataan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

“Aspirasi masyarakat terkait bansos, banjir, dan pelayanan publik diharapkan menjadi prioritas pembangunan Kota Medan,” ujar Fauzi.

Keluhan banjir juga menjadi perhatian warga, terutama akibat buruknya drainase dan sedimentasi sungai di sejumlah kawasan.

Warga Jalan Perisai Pribumi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, misalnya, meminta normalisasi drainase dan sungai karena sedimentasi lumpur menyebabkan banjir saat hujan turun.

Selain itu, warga Jalan Panglima Denai Gang Panglima II, Kelurahan Amplas, meminta pemasangan pembatas pengaman parit untuk mencegah anak-anak terjatuh ke dalam saluran drainase.

Dalam reses tersebut, masyarakat juga mengeluhkan kenaikan harga bahan pangan menjelang akhir tahun dan meminta pemerintah menjaga stabilitas harga di pasar.

Menurut Fauzi, seluruh hasil reses akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan diteruskan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan sebagai bahan penyusunan program pembangunan tahun 2026.

DPRD Dapil IV juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mempercepat pelayanan publik dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai skala prioritas pembangunan.

“Permasalahan yang disampaikan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti agar pelayanan dan kesejahteraan warga meningkat,” kata Fauzi.

Reses Dapil IV berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai, dan Medan Kota. (Asarpua)

Example 300250
Example 120x600