ASARPUA.com – Labuhanbatu – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu menangkap kurir Narkoba antarprovinsi. Dalam penangkapan tersebut, disita sabu lebih 1 kilogram.
Pelaku inisial MMZ, Warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap saat berada di Loket Travel Rapi, Desa Perbaungan Aeknabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa 24 Februari 2026, sekira pukul 14.00 WIB.
Penangkapan dipimpin Kanit Idik I Ipda Sastrawan Ginting bersama timnya, ketika pelaku hendak berangkat menumpang travel menuju Sumbar.
“Penangkapan dilakukan setelah tim petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu,” kata Kasat Reserse Narkoba, AKP Hardianto kepada sejumlah wartawan, Sabtu (28/02/2026).
Pada penangkapan tersebut, polisi menyita satu bungkusan besar berisi sabu seberat 1.045 gram berkemasan plastik teh china ‘Chinese of Tea’ yang dibungkus dengan plastik kresek dan dibalut lakban.
“Selain sabu, tim petugas juga mengamankan barang bukti lain, telepon genggam dan uang tunai Rp70.000,” ungkap Hardianto.
Tersangka MMZ beserta barang bukti kemudian dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Labuhanbatu di Jalan MH Thamrin Rantauprapat untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
“Dari pemeriksaan awal, tersangka diduga berperan sebagai kurir yang membawa sabu tersebut untuk diedarkan ke wilayah Sumatera Barat atas perintah jaringan bandar Narkoba,” sebut Kasat.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Plt Kasi Humas Iptu Arwin mengapresiasi jajaran Satresnarkoba atas penangkapan tersangka kurir sabu tersebut. Ia juga menegaskan komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran Narkoba hingga ke jaringan teratas.
“Pengungkapan ini merupakan wujud keseriusan Polres Labuhanbatu dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku pengedar Narkoba, dan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi ke pihak kepolisian,” kata Iptu Arwin.
Saat ini, tambahnya, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran Narkoba tersebut. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan

