asarpua.com

Cakra Satya Dukung Dasco Minta Tunda Impor Mobil dari India

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto. Asarpua.com/ handover)

ASARPUA.com – Medan – Organisasi Cakra Satya 08 menyoroti rencana PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mengimpor sekitar 105.000 unit mobil pickup dari India dalam rangka dukung program Koperasi Desa Merah Putih.

Menanggapi hal ini, kami menyambut baik sikap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang meminta agar rencana impor tersebut ditunda dan dibahas secara matang bersama Presiden, mengingat besarnya dampak yang dapat ditimbulkan terhadap industri otomotif nasional. Demikian disampaikan Joe Marbun, Ketua Umum Cakra Satya 08 dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut Joe Marbun yang akrab disapa Joe paparkan perlunya penundaan tersebut.

1. Prioritas pada Industri Otomotif Dalam Negeri.

Cakra Satya 08 tekankan pentingnya memberikan ruang bagi produsen lokal untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional. Apalagi kendaraan ini untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih. Impor dalam jumlah besar berpotensi menekan kapasitas produksi nasional, mengurangi kesempatan bagi produsen lokal, dan melemahkan daya saing industri otomotif dalam negeri.

2. Perlindungan Tenaga Kerja dan UMKM.

Industri otomotif Indonesia menyerap ribuan tenaga kerja dan melibatkan banyak UMKM sebagai pemasok komponen. Keputusan impor yang terburu-buru tanpa kajian mendalam dapat berdampak negatif terhadap tenaga kerja lokal dan keberlangsungan UMKM. Cakra Satya 08 menilai, sikap hati-hati yang disampaikan Dasco sejalan dengan perlindungan kepentingan rakyat dan keberlanjutan industri nasional.

3. Konsistensi dengan Arah Kebijakan Presiden.

Pemerintah saat ini mendorong agenda hilirisasi dan industrialisasi sebagai bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas. Semangat tersebut menitikberatkan pada penguatan kapasitas produksi nasional dan peningkatan nilai tambah dalam negeri.

Oleh karena itu, kebijakan impor kendaraan yang secara teknis memungkinkan untuk diproduksi di dalam negeri perlu ditinjau secara cermat agar tetap selaras dengan arah pembangunan nasional dan komitmen terhadap penguatan industri domestik.

4. Keputusan Strategis Harus Melibatkan Presiden dan Lintas Kementerian.

Kebijakan impor kendaraan dengan jumlah besar menyangkut aspek ekonomi, perdagangan, dan industrialisasi nasional. Oleh karena itu, langkah Dasco meminta arahan Presiden sebelum pengambilan keputusan merupakan tindakan tepat untuk memastikan kebijakan selaras dengan kepentingan bangsa secara menyeluruh.

Dengan demikian, Cakra Satya 08 mendukung penuh sikap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menekankan kehati-hatian dan kajian menyeluruh sebelum keputusan impor dilakukan.

Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menempatkan kepentingan industri dalam negeri, tenaga kerja, dan UMKM komponen sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan strategis. (Asarpua)

Related News

Tegur Pria Buang Sampah Sembarangan

Redaksi

OJK Gelar Edukasi Keuangan Syariah di Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang Jawa Tengah

Redaksi

Zakiyuddin Tekankan Pentingnya Satu Niat dan Tujuan Dalam Berorganisasi

Redaksi