asarpua.com

Temui Massa Aksi di Depan Kantor Gubsu Bobby Nasution Dukung Tuntutan Buruh

Gubsu Bobby Nasution didampingi Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, serta Kadis Tenaga Kerja Sumut Yulia Siregar, menemui para buruh yang demonstrasi meminta kenaikan upah minimum sebesar 10% di depan Kantor Gubsu Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (03/11/2025) (Foto. Asarpua.com/diksu)

ASARPUA.com – Medan –  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menemui massa aksi unjuk rasa yang dilakukan para buruh di depan Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro 30, Medan, Senin (03/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyatakan dukungan terhadap sejumlah tuntutan yang disampaikan para buruh.

Adapun tuntutan utama para buruh meliputi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), penyediaan rumah untuk buruh, serta penurunan harga bahan pokok. Sebelum berdialog langsung dengan massa, Gubsu terlebih dahulu menerima perwakilan serikat buruh di dalam Kantor Gubsu untuk mendiskusikan secara detail aspirasi yang dibawa.

“Pada prinsipnya, kami Pemprovsu ikut mendukung apa yang disuarakan teman-teman serikat buruh,” ujar Bobby.

Terkait kenaikan UMP, Bobby menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan hal tersebut. Namun, menurutnya, ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi agar penetapan UMP dapat dilakukan sesuai aspirasi para buruh, salah satunya adalah pemberantasan pungutan liar (Pungli).

“Untuk menyampaikan angka (UMP) tersebut, PR yang harus kita selesaikan adalah persoalan yang juga dirasakan pelaku usaha, yaitu masih tingginya pungli atau kutipan-kutipan yang membebani pelaku usaha,” katanya.

Menurut Bobby, pungli menjadi salah satu faktor yang memperberat beban pelaku usaha, sehingga berdampak pada tekanan terhadap upah buruh. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk serikat buruh, berkolaborasi dengan Pemprov Sumut untuk menghapus praktik pungli di berbagai sektor.

“Mari kita jadikan ini persoalan bersama. Kita bentuk satgas untuk mengurangi biaya yang tidak perlu. Daripada pungli masuk ke kantong yang tidak jelas, lebih baik dana itu digunakan agar upah buruh tidak ditekan,” tegasnya di hadapan massa aksi.

Bobby pun mengajak seluruh serikat buruh untuk menyepakati agenda pemberantasan pungli tersebut. Ia optimistis, jika persoalan itu berhasil diselesaikan, maka kenaikan upah yang diharapkan buruh dapat diwujudkan pada tahun 2026.

“Nanti teman-teman dorong ketuanya untuk menyepakati persoalan pungli ini. Kita kerjakan hingga akhir tahun, sehingga bisa betul-betul kita dapati kesepakatan angka yang diinginkan teman-teman untuk kenaikan upah,” ujarnya.

Perwakilan massa buruh Donal Sitorus mengapresiasi respons Gubernur yang mendukung tuntutan buruh. Ia pun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bobby Nasution.

“Pak Gubernur respons dengan baik dan sepakat menaikkan upah 2026. Kita ucapkan terimakasih pada Bapak Gubsu kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” katanya.

Turut mendampingi Gubernur pada kesempatan tersebut, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar.(Asarpua)

Related News

Atraksi Terjun Payung dan Beladiri TNI Polri Pikat Warga HUT Bhayangkara 

Redaksi

Bupati Asahan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Al Fajar 

Redaksi

131 Tahun Istana Maimun, Gubsu: Inilah Wajah Kebanggaan Sumut

Redaksi