Example floating
Example floating
DaerahHeadlineKriminalLabuhan Batu

Ancam Warga Pakai Palu Arit, Pria di Panai Tengah Labuhanbatu Ditangkap

3
×

Ancam Warga Pakai Palu Arit, Pria di Panai Tengah Labuhanbatu Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Pria pelaku pengancaman menggunakan palu dan pisau arit, DM alias Dame (43), warga Dusun VI, Desa Selatbeting, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba, Kamis (08/05/2025). (Foto: Dok/Humas)

ASARPUA.com – Labuhanbatu – Tim Operasional Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu menangkap seorang pria berinisial DN alias Dame (43), warga Dusun VI, Desa Selatbeting, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Dame diringkus setelah dilaporkan melakukan pengancaman menggunakan palu dan arit terhadap warga.

“Penangkapan dilakukan pada Kamis, 8 Mei 2025 sekira pukul 18.00 WIB. Dame ditangkap dari gubuknya di wilayah Dusun XIII, Desa Selatbeting, Kecamatan Panai Tengah, setelah dilakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pelapor,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin, Jumat (09/05/2025).

Kasi Humas memaparkan, pengancaman terhadap pelapor HH terjadi Senin 7 April 2025, sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, HH bersama saksi, HA dan SI, sedang mengecek kondisi ladang sawit milik HH di Dusun XI, Desa Baganbilah, Kecamatan Panai Tengah. Kemudian diketahui dari 70 hektar lahan, sekitar 10 hektar telah diduduki sepihak oleh penggarap, bahkan telah berdiri gubuk kayu.

“Saat pelapor dan saksi sedang mengecek lokasi, DN datang membawa palu dan arit. Dengan nada mengancam, DN mengarahkan senjatanya itu kepada pelapor dan berkata:

‘Tinggalkan tempat ini dalam waktu 1×24 jam. Kalau tidak, saya tidak bisa jamin keselamatan kalian’,” sebut Kasi Humas mengutip narasi ancaman pelaku.

Ia mengatakan, Dame mengklaim lahan tersebut miliknya. Namun saat diminta menunjukkan bukti kepemilikan, DN tidak dapat memperlihatkan dokumen apapun.

“Pelapor yang merasa jiwa dan keselamatannya terancam, kemudian melaporkan Dame ke Polres Labuhanbatu.

Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Opsnal Satreskrim menangkap DN beserta barang bukti palu dan pisau arit. Saat diinterogasi, DN mengakui perbuatannya,” ungkapnya.

Kompol Syafrudin mengatakan pihaknya  berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap bentuk pengancaman, apalagi yang melibatkan senjata tajam, akan kami tindak tegas. Terduga pelaku saat ini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Dame dipersalahkan melakukan pengancaman dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin untuk proses penyidikan lebih lanjut,” sebutnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri atau menguasai lahan tanpa dasar hukum yang sah.

“Kami mengingatkan masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan pertanahan melalui jalur hukum yang berlaku dan tidak menggunakan kekerasan,” imbaunya. (Asarpua)

Reporter: Martin Tarigan

< SR4bz12v6-HOq0XJwSEHzhUsNI9tzlAq0rm0DqYwjqLC2N1h9800ciuYg09veqxxfzrYVZsP5x5jmeoN8CPjCiDskYUR4FI/s1600/idt-size-300250.png" alt="Example 300250" width="300" height="250">