ASARPUA.com – Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menetapkan lima program prioritas untuk tahun depan. Kelima program ditetapkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 bersama stakeholder.
Musrenbang tersebut dipimpin Bupati Maya Hasmita dan Wakil Bupati (Wabup) Jamri didampingi Sekda Hasan Heri Rambe, di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Selasa (22/04/2025).
“Dalam Musrenbang ini, kita menyimpulkan dan menetapkan lima fokus utama atau program prioritas Pemkab Labuhanbatu tahun 2026, yaitu (1) peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, (2) penguatan ekonomi dan ketahanan pangan berbasis potensi wilayah secara tematik, (3) meningkatkan tata kelola pemerintahan, (4) melanjutkan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan dan meningkatkan mitigasi bencana, serta (5) meningkatkan perlindungan lingkungan hidup,” sebut bupati.
Ia mengatakan, Pemkab mencatat 1.179 usulan masyarakat dan 145 pokok pikiran DPRD yang telah masuk melalui SIPD sebagai bahan penyusunan RKPD tahun 2026.
“Usulan-usulan itu merupakan bukti bahwa suara masyarakat harus menjadi perhatian utama kita,” ujar Maya.
Sementara itu, Wabup Jamri menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Musrembang dari unsur Forkopimda, stakeholder dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD/dinas dan badan) yang menjadi peserta Musrenbang RKPD tahun 2026.
“Keikutsertaan kita dalam Musrenbang menggambarkan kepedulian kita sebagai stakeholder pembangunan yang mengedepankan kolaborasi dan inovasi,” sebutnya.
Wabup mengatakan Musrenbang RKPD 2026 ini bertema “Kolaborasi dan Inovasi dalam Membangun Desa Menata Kota menuju Labuhanbatu Cerdas Bersinar,” dengan program prioritas pembangunan daerah yang direncanakan.
“Target yang akan kita capai tahun 2026 antara lain, meningkatkan index pembangunan manusia sebesar 75,34 poin, harapan lama sekolah 13,46 tahun, rata rata lama sekolah 9,67 tahun dan UHC BPJS Kesehatan 100%. Kemudian meningkatkan index ketahanan pangan sebesar 78,80 poin. Meningkatkan index reformasi birokrasi kategori “B” dan index pelayanan publik sebesar 3,42 poin.
Index infrastruktur sebesar 68,44 poin, indeks kualitas lingkungan hidup 70,97 poin dan index risiko bencana sebesar 118,92 poin.
Menurunkan persentase penduduk miskin sebesar 5,79% dan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 23,87%,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wabup menyampaikan usulan-usulan yang masuk Pemkab akan diakomodir dengan memperhatikan prioritas dan ketersediaan anggaran tahun 2026.
“Namun besarnya kebutuhan anggaran untuk pembangunan masih jauh dari ketersediaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), sehingga perlu terus diupayakan untuk meningkatkan sumber-sumber pendapatan asli daerah maupun kolaborasi dengan mitra pembangunan, seperti dunia usaha melalui dana CSR, Non Government Organisation (NGO) seperti SNV (Stichting Nederlandse Vrijwilligers) dalam implementasi program kelapa sawit berkelanjutan serta mitra pembangunan lainnya,” sebutnya.
Ketua pelaksana, Syahputra Abdullah (Perencana Ahli Madya Bappeda) menyampaikan tujuan Musrembang RKPD 2026 untuk membahas rancangan RKPD dalam rangka menyepakati penyelesaian permasalahan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi, penyelarasan program dan kegiatan bangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi, serta klarifikasi program dan kewenangan daerah kabupaten dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan.
Musrembang RKPD Labuhanbatu 2026 yang dimoderatori Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikramsyah Putra Nasution diisi pemaparan materi dari narasumber Dr Paidi (Pembantu Dekan lll Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU), Kepala UPTD PUPR Rantauprapat Wijaya Hasrimi, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprovsu Akmal Syahputra Nasution beserta Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbang Pemprovsu Ika Hardina Lubis.
Usai mendengarkan paparan materi dari para narasumber, Bupati Maya optimis dengan kolaborasi yang baik antara Pemkab Labuhanbatu dengan Pemprovsu dan stakeholder lainnya, program pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ketahanan pangan dapat terealisasi.
Bupati Maya juga meminta Dinas PUPR Sumut memberi perhatian untuk perbaikan infrastruktur jalan provinsi yang sedang rusak di 5 kecamatan Kabupaten Labuhanbatu.
“Jalan provinsi di lima kecamatan itu saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, dan sangat susah untuk dilewati. Sedangkan untuk Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemprovsu, agar memberikan bantuan alat-alat pertanian dan juga bibit-bibit pertanian bagi para petani di Kabupaten Labuhanbatu,” ungkapnya.
Musrenbang itu dirangkai pemberian santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia, dan pemberian penghargaan kepada perusahaan yang mengikutsertakan seluruh pekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penghargaan dan santunan dari BPJS diserahkan Bupati Maya Hasmita dan Wabup Jamri.
Musrenbang RKPD ini juga dihadiri Dandim 0209/LB Letkol Inf Yudi Ardiyan, Kapolres diwakili Kabag SDM Kompol Eduard Tobing, unsur Forkopimda, para camat, pengurus Karang Taruna, IBI, HIPMI, GAMKI, Pujakesuma, tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder lainnya. (Asarpua)
Reporter: Martin Tarigan















