3 Warga Nias Barat Dianiaya Hingga Babak Belur

656
Tiga orang Warga Nias Barat Dianiaya Hingga Babak Belur. Satu masih diraeat di Gunung Sitolo. (ASARPUA.com/halawa

ASARPUA.com – Nias Barat-Tiga warga Desa Fadoro Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat masing-masing Yaaro Hia (25), Yosia Waruwu (30) dan Ama Tefe (31) babak belur dikeroyok (dianiaya) sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (28/11/2018) sore.

Menurut keterangan para korban, penganiayaan terjadi pada Senin (28/11/2018) sore, ketika mereka mengantar bahan material ke salah satu proyek di Nias Barat. saat tiba di Jembatan Lahomi tiba-tiba mobil yang dikendarai ketiga korban dihadang oleh sejumlah oknum yang diduga preman. “Mereka mengelilingi mobil dan menanyakan apa saja muatanya, kami menjawab hanya kerikil Bang” kata Yaaro Hia salah satu korban.

Lalu, tiba-tiba beberapa dari sejumlah diduga preman itu melontarkan kata makian kepada korban. Kemudian, Para korban turun dari mobil dengan maksud menanyakan tujuan makian tersebut.

Selanjutnya, enam orang pria yang tidak dikenal tersebut menghampiri dan langsung mengeroyok para korban. “Meski melakukan perlawanan namun apalah daya jumlah mereka lebih banyak dari kami,” tutur Yaaro sembari mengatakan jika tidak ada warga yang menolong mereka saat itu mungkin nyawa mereka telah melayang.

Tak terima dengan kejadian itu, korban langsung membuat laporan ke Polsek Sirombu Polres Nias.

Sementara, Kapolsek Sirombu melalui Kasi Humas Aiptu O Daeli ketika dikonfirmasi, Sabtu (1/12/2018) mengatakan kasus tersebut masih tahap proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Saat ditanya apakah kasus ini akan menjadi atensi pihaknya, ia menjawab kasus itu akan terus ditindaklanjuti. (as-hal)