ASARPUA.com – Medan – Ditemui di stand Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, (Pemkab Taput), Sabtu, (04/07/2026), Kadis Pariwisata Pemkab Taput Dra. Betty Sitorus didampingi staf, Raiza Cathlin br Purba mengatakan salah satu produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pemkab Taput, pada pagelaran pesta Rakyat, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke – 50 Tahun 2026, selain Ulos adalah Lonceng atau Giring-giring (gambar).
Dijelaskan Ibu Kadis melalui Raiza, produk Lonceng (Giring-giring) ini, terdapat di Desa Sitampurung Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara. Desa ini sangat terkenal sebagai sentra pandai besi tradisional Batak (Dlm bhs Batak, disebut, ” Sitopa Bosi”), jelasnya.
Lebih jauh diceritakan Raiza, Usaha ini diturunkan dari generasi ke Generasi. Diseluruh jalan Desa Sitampurung, pengunjung akan melihat jejeran lonceng dari ukuran kecil hingga besar terpajang di pekarangan rumah pengrajin.
“Kalau bapak kurang percaya, sekali-sekali datanglah berkunjung ke Sitampurung, Bapak akan lihat produk lonceng-lonceng terpajang di pekarangan rumah pengrajin”, sebutnya.
Kata Raiza menambahkan, saat ini, lonceng buatan Sitampurung tidak hanya digunakan oleh gereja-gereja lokal dikawasan Danau Toba, tetapi telah didistribusikan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Terkait harga satu Lonceng, tergantung ukuran. Lonceng yg dipajang di stand Pemkab Taput pada PRSU Tahun ini 2026, dibandrol dengan harga Rp15.000.000 juta, karena lonceng terbuat dari logam murni.
“Harga tergantung ukuran dan bahan pembuatan. Kalau lonceng yang terpajang distand saat ini, harganya Rp15.000.000, karena bahannya terbuat dari bahan logam,” kata dia. (Asarpua)















