Tiga Kali DPO, Pengedar Sabu Dibekuk Polres Labuhanbatu

44
DPO), RER alias Penden (41) warga jalan Cemara Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, akhirnya dibekuk Satresnarkoba Polres Labuhanbatu. (Foto. Asarpua.com/martin tarigan)
ASARPUA.com – Labuhanbatu – Setelah tiga kali masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), RER alias Penden (41) warga jalan Cemara Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, akhirnya dibekuk Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menyampaikan, Selasa (12/01/2021), bahwa tertangkapnya tersangka RER alias Penden pada hari Selasa tanggal 05 Januari 2021 ini, berawal dari penyelidikan yang langsung dipimpinnya bersama Kanit I Ipda Sarwedi Manurung, dengan cara menurunkan personilnya untuk melakukan under cover buy.

“Melalui undercover buy tersebutlah kita berhasil menangkap seorang pengedar berinisial AH (35) di Perlayuan Kecamatan Rantau Utara, dengan menyita narkotika sabu seberar 10,29 gram bruto, satu unit hp Nokia dan satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa nopol,” jelas Kasat.

Dari penangkapan AH, lanjutnya, petugas memancing Penden dan berhasil menangkap Penden di Padang Matinggi setelah lompat dari sepeda motor Honda Beat hitam miliknya yang mengetahui akan ditangkap, sehingga terjadi kejar kejaran dan bergumul dengan anggota yang akhirnya Penden dapat ditangkap.

“Dari hasil penggeledahan di rumah tempat tinggal Penden yang disaksikan kepala lingkungan, kita mengamankan satu buah plastik klip berisi narkotika sabu seberat 10 gram bruto, satu unit hp Samsung lipat dan satu unit sepeda motor Beat hitam,” ungkap AKP Martulesi Sitepu.

Tidak sampai disitu saja, petugas juga turut melakukan penggeledahan di rumah isteri kedua Penden, yaitu EN di Lingkungan Aek Tapa Bakaran Batu, namun tidak ditemukan narkotika sabu.

“Dari hasil pengembangan kasus, tersangka Penden sudah 3 kali DPO berdasarkan LP / 804 / VI / Res 4.2 / 2020, tgl 10 Juni 2020, an. Tersangka Bambang pane Als Bambang, LP/ 340 / IV / 2019, tanggal 29 april 2019, an.tersangka Johan Indra Maranduri dan LP/1511/XI/2018/SPKT tgl 12 Nopember 2018 an.tersangka Tahmat Rizky,” bebernya.

Baca Juga  Lagi, Dua Orang ASN Pemkab Sergai Dinyatakan Positif Covid-19

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan mengatakan, bahwa penangkapan ini tak lepas dari bantuan Polda Sumut. “Mulai dari awal penangkapan, kita telah meminta back up Dit Narkoba Polda Sumut untuk menuntaskan kasus Penden yang diduga terlibat jaringan yang lebih besar dan rapi di Kota Rantauprapat, sehingga selama seminggu kasus ini masih dalam pengembangan dan malam ini baru dapat disampaikan ungkap kasusnya,” terangya.

Terhadap kedua tersangka, imbuh Kapolres, dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan anacaman maksimal 20 tahun penjara. (Asarpua)

Reporter: Martin Tarigan