Tersandung Kasus Narkoba, Dituntut 9 Tahun Penjara

38
Tuntutan terhadap terdakwa Batak tersebut dibacakan JPU Asni saat dipersidangan yang digelar di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/01/2021). (Foto. Asarpua.com/nizar sagala)

ASARPUA.com – Medan – Terdakwa Hendra Surya Sihombing alias Batak tersandung kasus narkoba jenis sabu dituntut pidana penjara selama 9 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Asni Zahara Hasibuan, SH. Tuntutan terhadap terdakwa Batak tersebut dibacakan JPU Asni saat dipersidangan yang digelar di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/01/2021).

“Meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa tersandung kasus narkoba Hendra Surya Sihombing alias Batak selama 9 tahun penjara,” ucap JPU Sani di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Riana Pohan, SH, MH.

Tak hanya itu JPU juga membebani terdakwa dengan denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. Setelah mendengar tuntutan JPU Ketua Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda putusan.

Mengutip dakwaan JPU, bahwa pada hari Senin tanggal 22 Juni 2020 sekira pukul 17.00 Wib ketika terdakwa sedang duduk bersama dengan Reza (tidak tertangkap) dan Andika Syahputra alias Andi (berkas terpisah) di teras rumah kos-kosan di Jalan Karang Sari Gang Utama, Bedul (tidak tertangkap) datang menjumpai terdakwa.

Reza, Andi di lokasi kemudian Bedul memesan Narkotika jenis sabu kepada Reza sebanyak 3 sak, kemudian Reza menyuruh Andi pergi bersama Bedul menjumpai pembeli dirumah Bedul melihat uang.

Lalu sekira 17.10 Wib terdakwa pergi mengantar Reza kerumahnya di Jalan Bilal Kelurahan Sarirejo Kecamatan Medan Polonia Kota Medan, kemudian Reza menghubungi Andi dan menanyakan “angkanya pas? udah datang kerumah kau”.

Kemudian Andi datang kerumah Reza, setelah sampai dirumah Andi disuruh pergi menjemput bahan ke orang gudangnya yang bernama Feri (tidak tertangkap) sekira pukul 17.30 Wib.

Andi sampai dirumah Reza, lalu Reza menyuruh Andi menyerahkan shabu dimaksud kepada terdakwa, kemudian Andi pergi menjumpai pembeli dirumah Bedul di Jalan Bilal Kelurahan Sarirejo Kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Kemudian terdakwa menyusul, sekira 18.00 Wib terdakwa sampai dirumah Bedul dan menunggu diluar rumah Bedul kemudian Andi memanggil terdakwa untuk menyerahkan shabu kepada pembeli.

Baca Juga  Pembukaan Pekan Peradaban, Kolaborasi Guzheng dan Kulcapi Pukau Pengunjung

Kemudian terdakwa langsung keluar dari rumah Bedul, sekira pukul 18.30 Wib terdakwa ditangkap oleh petugas polisi yang ternyata sudah menunggu diluar rumah. Setelah selesai menyerahkan shabu kepada pembeli dan pada saat penangkapan disita berupa 2 bungkus plastik klip tembus pandang yang  berisikan shabu dengan berat keseluruhan 14,11 gram netto yang hendak terdakwa dan Andi jual kepada pembeli, 1 unit handphone merek Nokia warna biru dan dari Andi disita 1 unit handphone merek samsung warna hitam. (Asarpua)

Reporter: Hafnizar Sagala