Simpan Sabu, Tiga Oknum Polisi Diadili di PN Medan

108
Sidang digelar secara virtual beragendakan dakwaan di ruang Cakra 5 PN Medan, JPU William Frederick Soaloon. (Foto. Asarpua.com/nizar sagala)

ASARPUA.com – Medan – Tiga oknum polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan yang  kedapatan simpan sabu seberat 0,47 gram di ruang penjagaan Mako Polres Belawan mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (18/01/2021).

Ketiga terdakwa yang simpan sabu di Ruang penjagaan yakni HWijaya (43) warga Jalan Gotong Royong, Jermal 16, Kelurahan Denai, Adi Wijaya (43) warga Jalan  Jermal 16 dan HHGultom (40) warga Komplek PT. Ira, Desa Hamparan Perak.

Sidang yang digelar secara virtual beragendakan dakwaan di ruang Cakra 5 PN Medan, JPU William Frederick Soaloon mengatakan bahwa penangkapan terhadap ketiga terdakwa bermula pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2020 sekira pukul 10.00 WIB.

“Saat itu saksi Lamhot Silalahi sedang berada di ruang Penjagaan Mako Polres Pelabuhan Belawan mendapati terdakwa Hendra dan terdakwa Adi beserta barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip ukuran sedang yang berisi sabu seberat 0,47 gram,” ucap jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Mery Donna.

Lebih lanjut jaksa mengatakan, kemudian saksi Lamhot menginterogasi kedua temannya itu dan menerangkan sabu itu merupakan milik mereka berdua dan juga terdakwa Henryanto.

“Kemudian saksi Lamhot memanggil terdakwa Henryanto yang sedang berada di tempat pelayanan Sat Lantas dan juga memanggil saksi Rahmad Daniel merupakan anggota Satres Narkoba,” ungkap JPU.

Setelah semua berkumpul, sambung JPU, saksi Lamhot dan saksi Rahmad menanyakan siapa pemilik sabu tersebut. Ketiga terdakwa pun mengakui jika sabu itu milik mereka yang baru dibeli dari seseorang yang bernama Borju (DPO) di Titi Baru Bagan Belawan.

Selanjutnya ketiga terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan guna proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga  Kota Kabanjahe Kebanjiran Bupati Karo Awasi Alat Berat Normalisasi Drainase.

“Atas perbuatan ketiga terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009, subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, subs Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,” tegas JPU William Frederick Soaloon.

Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim yang diketuai Merry Donna menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda keterangan saksi. (Asarpua)

Reporter: Hafnizar Sagala