Siap-Siap, 1500 Prajurit Kodam I/BB Akan Serbu Dolok Panribuan Simalungun

127
Kodam I/BB akan mengerahkan prajurit dari berbagai kecabangan  untuk melakukan penyerbuan ke daerah Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. (Foto. Asarpua.com/pendam)

ASARPUA.com – Simalungun – Kodam I/BB akan mengerahkan prajurit dari berbagai kecabangan  untuk melakukan penyerbuan ke daerah Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Penyerbuan ini merupakan latihan drill tempur pasukan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Raider-100/PS yang telah berlangsung sejak sepekan terakhir dari tanggal 12 sd 26 Oktober 2021. Hari ini, Senin (25/10/2021),

Pergeseran pasukan dan material tempur yang akan digunakan dalam latihan YTP R-100/PS ini sudah dipersiapkan dan dikerahkan.

Dalam latihan ini, Kasad telah mempecayakan Dankodiklat TNI AD, Letjen TNI AM Putranto, SSos, sebagai pimpinan umum latihan, menunjuk Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus sebagai Komandan Latihan YTP Raider 100/PS

Sejumlah alutsita TNI AD yang akan dilibatkan dalam latihan ini telah dikerahkan dari berbagai unsur satuan jajaran Kodam I/BB yang meliputi satuan tempur (Satpur), satuan bantuan tempur (Satbanpur), satuan bantuan administrasi (Satbanmin) dan didukung satuan teritorial serta satuan intelijen.

Dankodiklat TNI AD mengatakan sebanyak 4 unit Tank AMX 13 kanon, 4 unit Tank AMX 13 APC, 6 unit KM 250, 6 pucuk meriam 105 MM, 4 unit Femtac LML, 4 unit Femtac MMS dan 1 unit ransus nubika ikut dalam latihan YTP Raider 100/PS

Dankodiklat TNI AD, Letjen TNI AM Putranto, SSos, di sela peninjauan latihan  mengingatkan kepada seluruh prajurit agar betul-betul memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam melaksanakan latihan agar sukses dan berhasil sesuai dengan prosedur yang ada.

“Diharapkan melalui latihan ini kita selalu dapat menjaga profesionalisme sebagai kekuatan pertahanan matra darat. Jadi tetap harus berkonsentrasi dan mengerti apa yang harus kita kerjakan,” kata Letjen TNI AM Putranto.

Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. (Asarpua)

Baca Juga  Pemprovsu Terima Korban Human Trafficking dari KJRI Kuching