Poldasu Ungkap Pemerkosa dan Pembunuhan IRT di Labuhanbatu, Ternyata Pelakunya Tetangganya

352
Direktur Reskrimum Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja pimpin pengungkapan kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap IRT di Labuhanbatu. (Foto. Asarpua.com/serasi sembiring)

ASARPUA.com – Medan – Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut (Poldasu) dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap ibu rumah tangga (IRT) di Labuhanbatu.Ternyata pelakunya adalah tetangganya sendiri.

Dalam pengungkapan itu, Tim Jatanras mengamankan seorang tersangka berinisial AN (30) karyawan swasta dikediamannya.

Tersangka ditangkap karena melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial S di Perumahan PT HSJ, Desa Sidomulyo, Kabupaten Labuhanbatu,” kata Direktur Reskrimum Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, di Mapoldasu, Tanjung Morawa Medan, Senin (18/10/2021) petang.

Dijelaskannya, kasus pembunuhan itu terjadi pada Kamis, 14 Oktober lalu. Pelaku awalnya masuk ke dalam rumah hanya untuk mencuri barang berharga milik korban.

“Saat berada di dalam rumah pelaku melihat korban dalam kondisi tidak memakai celana dalam langsung punya niat melakukan tindak pemerkosaan,” jelasnya.

Kombes Tatan mengungkapkan, Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku pun meminta sejumlah uang dan meminta perhiasan kepada korban karena permintaan itu tidak dituruti pelaku langsung membunuh korban dengan menggunakan kampak yang telah disiapkan.

“Usai membunuh pelaku pun membawa kabur uang dan perhiasan milik korban. Pelaku membunuh korban agar tidak diketahui warga lainnya karena bertetangga dengan korban,” ungkapnya.

Kombes Tatan meyampaikan, Tim Buser Labuhanbatu dibantu Jatanras Poldasu bergerak cepat menyelidiki laporan adanya penemuan mayat di dalam rumah bersimbah darah.

“Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan informasi yang dikumpulkan Tim berhasil mengidentifikasi pelaku dan dalam tempo 24 jam dapat menangkap pelaku di Desa Sidomulyo, saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawan dan hendak melarikan diri, sehingga kita berikan tindakan tegas untuk melumpuhkan.” ungkapnya.

Baca Juga  HUT ke 115 PDAM Tirtanadi Dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan

Sementara itu pelaku mengakui nekat melakukan pembunuhan karena butuh uang untuk membayar utang cicilan kredit motor.

“Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup,” demikian Tatan.

Asarpua.com memberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Perumahan Perkebunan PT. Hari Sawit Jaya (HSJ) Blok FG Desa Sidomulyo Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (14/10/2021).
Diduga kuat wanita tersebut korban pembunuhan, karena di bagian tubuhnya didapati sejumlah bekas luka. Diketahui identitas korban bernama Susiana alias Suriani (45) Warga Perumahan Karyawan PT HSJ Blok FG Desa Sidomulyo Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu.
“Ada luka gorok di leher sebelah kanan, luka sayat terbuka di leher kiri, luka sayat terbuka di leher belakang dan luka gores di tangan kiri,” beber Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Reskrim AKP Parikhesit saat dikonfirmasi, Jumat (15/10/2021).
Kata Kasat, Kamis siang itu sekira pukul 12.30 WIB, anak korban bernama Zila (7) pulang dari sekolah dan hendak masuk ke dalam rumah, karena pintu depan tertutup, ia lantas berjalan ke samping rumah hendak masuk dari pintu belakang yang saat itu dalam keadaan terbuka.
Sesampainya di dalam rumah, Zila melihat ibunya di dalam kamar sudah dalam keadaan berlumuran darah, spontan ia berteriak minta tolong namun tidak ada yang mendengar. Ia pun bergegas menjumpai kakaknya Rismawati dan memberitahukan apa yang telah dilihatnya. Kemudian keduanya bergerak menuju rumah dan melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi miring ke kiri tanpa memakai celana dan hanya memakai baju saja.
Melihat itu, Rismawati menjerit, sehingga mengundang warga sekitar. Pihak PT HSJ lantas menghubungi Polisi Sektor (Polsek) Bilah Hilir terkait peristiwa dugaan pembunuhan tersebut.
“Adapun barang bukti yang kita amankan berupa 2 batang rokok Surya dan bungkusnya, uang pecahan Rp2000, dan celana dalam yang ditemukan di dalam kamar mandi,” sebut Kasat. (asarpua)

Penulis: Serasi Sembiring

Baca Juga  Cegah Corona, Polres Labuhanbatu Beri Vitamin ke Tahanan