PHBS BABS oleh Satgas TMMD Kodim 0319/Mentawai 

129
Pgs Kapendam I/BB dalam program non fisik TMMD Kodim 0319/Mentawai dilaksanakan sosialisasi STMB (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Dusun Makukuet dan Panatarat, wilayah Kota Sikakap, Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumbar. (Foto. Asarpua.com/kapendam I/BB)

ASARPUA.com – Medan – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang salah satu wujudnya adalah tidak melakukan BABS (Buang Air Besar Sembarangan), sangat penting ditanamkan kepada warga terutama yang hidup di pelosok desa.

Kerena, dengan penerapan PHBS, maka tidak saja hidup warga menjadi lebih bersih dan sehat, tetapi juga menjaga lingkungan tidak tercemar oleh kotoran manusia yang dampaknya bisa memicu munculnya bibit penyakit.

Hal ini disampaikan Pgs Kapendam I/BB Letkol Inf Robinson Tallupadang sebagai respon pelaksanaan program non fisik TMMD ke-110 TA 2021 Kodim 0319/Mentawai dari Media Centre Pendam I/BB di Medan, Jumat (19/03/2021).Dijelaskan Pgs Kapendam I/BB dalam program non fisik TMMD Kodim 0319/Mentawai dilaksanakan sosialisasi STMB (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Dusun Makukuet dan Panatarat, wilayah Kota Sikakap, Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumbar.

Sosialisasi ini ikut melibatkan Babinsa Koramil 04/Sikakap jajaran Kodim 0319/Mentawai serta Kepala Puskesmas Sikakap.

Kegiatan sosialisasi STBM ini dilakukan dengan cara pendekatan secara humanis kepada warga masyarakat, untuk kemudian mengajak agar mengubah perilaku ke arah yang lebih higienis dan saniter.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku pada warga masyarakat, sehingga menghentikan BABS, mengelola limbah cair dan limbah padat rumah tangganya, serta menjaga kebersihan sumber air minum dan makanannya,” terang Letkol Robinson.

Tindak lanjut dari sosialisasi yang telah diberikan, lanjut Letkol Robinson Tallupadang, diharapkan bisa diteruskan oleh perangkat desa dan kepala dusun, sehingga warga desa akan berkesinambungan menjaga kebersihan, kesehatan dan keasrian lingkungan tempat tinggalnya.

Pola sosialisasi dengan cara-cara edukatif seperti ini, diharapkan Letkol Robinson Tallupadang bisa terus dilanjutkan kendati program TMMD sudah selesai. Sosialisasi ini ikut melibatkan Babinsa Koramil 04/Sikakap jajaran Kodim 0319/Mentawai serta Kepala Puskesmas Sikakap.

Baca Juga  Raja dan Ratu Belanda Kagumi Danau Toba

“Pembangunan yang paling esensi dalam program TMMD adalah SDM masyarakat desa yang orientasinya untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat desa itu sendiri akan kehidupan masa depannya yang lebih baik dari saat ini,” pungkas abituren Akmil 2000 ini. (Asarpua)

Sumber: Pendam I/BB