Pajak Berastagi Terbakar, 500 Lebih Kios Hangus

48
Warga mencoba memadamkan kobaran api. (Foto. ASARPUA.com/handover)

ASARPUA.com – Berastagi –  Si Jago merah mengagetkan warga Berastagi Karo.  Sebanyak 535 kios dan bale- bale (lapak dagangan) dan rumah warga hangus terbakar  di Jalan Penghasilan Kelurahan Tambak Lau Mulgap II Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (17/11/2020) sekira pukul 01.45 dini hari tadi.

Tidak ditemukan korban jiwa, dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan milaiar rupiah.

Hal ini dikatakan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo melalui Kasubag Humas Iptu Syaril Lubis kepada wartawan  di Kabanjahe.

Peristiwa kebakaran itu terjadi diduga akibat arus pendek yang terjadi di salah satu kios. Api diketahui menjalar dengan cepat, karena kebanyakan kios yang terbuat dari kayu dan berisi pakaian.

Dari keterangan saksi Andi Petra, Indra Karisma Pelawi dan M Zulkifli Nasution, ketiganya merupakan petugas jaga malam di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka melihat lampu jalan di Simpang Jalan Penghasilan mati.

Selanjutnya mereka mengecek penyebab lampu mati, dan mereka lalu menghidupkan kembali sakelarnya, namun lampu tetap tidak menyala.

Selanjutnya mereka kembali melakukan pengecekan di meteran yang berada di Simpang Tiga Gang Merek Berastagi  dan kembali menghidupkan sakelarnya. Namun lampu tetap tidak bisa menyala dan terlihat ada api kecil.

Secara bersama mereka melihat api kecil, mereka dikejutkan dengan suara teriakan kebakaran oleh warga dari dalam gang. Mendengar teriakan histeris ketiganya berlari langsung menuju ke sumber api.

Dijelaskan ketiga saksi dan warga yang saat itu juga mengetahui, kalau kobaran api terlihat dengan cepat menyambar ke sejumlah kios.  Diantaranya warung kopi milik Asmarija Kaban, (55) yang tinggal di lokasi kejadian.

Mereka juga mengaku saat mengetahui kejadian sejumlah warga segera menghubungi pihak pemadan dan secara gotong royong mencoba memadamkan kobaran api.

Baca Juga  Tahun ini Pemkab Nisel Benahi Kota Telukdalam

Kondisi lokasi kebakaran yang sangat sempit, warga terpaksa extra hati hati memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, sambil menunggu pihak Damkar tiba di lokasi.

Berselang 30 menit sebanyak 8 Unit  Damkar tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan penyiraman di bantu warga sekitar.

“Sekira pukul 05.30 WIB kobaran api berhasil dijinakan, namun kondisi ratusan kios dan ruko berikut isinya hangus di lalap si jago merah,” jelas Syahril.

Kordinator Pusat Pasar Berastagi, Pibadi Sebayang menjelaskan dalam peritiwa kebakaran itu diketahui sekitar 535 unit kios, dintaranya 8 unit Ruko dan 10 unit Ruko milik warga ludes dilalap si jago merah.

“Sampai saat ini masih dilakukan pendinginan pemadaman api. Asal api diketahui dari salah satu kios ditingkat atas. Kios yang terbakar di dua lantai seluruhnya terbuat dari kayu. Sehingga api cepat membesar dan  menghabiskan seluruh isi kios,”  tambahnya.

Saat ini kondisi dan pemilik kios hanya pasrah melihat kios tempat mereka meraup rezeki berikut isinya sudah tidak bisa terselamatkan lagi. “Kami sangat berharap agar Pemkab Karo bisa membantu meringankan beban kami  yang sudah tidak bisa berbuat lagi,” harap salah seorang pedagang  R Tarigan. (Asarpua)

Reporter: Johni Sembiring