Menparekraf Kunjungi Wisata Paloh Naga di Deliserdang

67
Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno meninjau PKBM dan Sanggar Lingkaran di agrowisata Paloh Naga, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (09/06/2021). (Foto. Asarpua.com/diksu)

ASARPUA.com – Deliserdang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, kunjungi salah satu destinasi wisata di Sumut, yakni agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kabupaten Deliserdang, Rabu (09/06/2021). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau kesiapan desa tersebut mengikuti Anugerah Desa Wisata 2021.

Dengan menaiki odong-odong, Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubsu Edy Rahmayadi serta rombongan mendatangi lokasi agrowisata. Kedatangan mereka pun disambut riuh para warga yang sudah menunggu di lokasi acara.

Tepat di depan pintu masuk, rombongan diberikan topi tani, langsung di pakai. Topi tani sebagai simbol karena wisata yang dikunjungi dominan dengan hamparan sawah yang membentang luas. Dengan diiringi musik gamelan, Gubsu bersama rombongan pun menuju panggung utama, untuk menyaksikan pertunjukan kesenian daerah.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, Desa Wisata Denai Lama hadir sebagai desa wisata yang menjadi penggerak ekonomi di bidang wisata. “Desa wisata akan kami dukung untuk meningkatkan keterampilan masyarakatnya. Fokus di sini adalah wisata edukasi, karena di sini ada kafe baca, setiap minggunya selalu ada menyuguhkan kearifan lokal, harapannya sama-sama kita bergandengan tangan untuk mendukung keberadaan tempat ini,” ujarnya.

Sandi juga berharap agar Desa Wisata Denai Lama dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk bangkit di masa pandemi ini. Dikatakannya, di Danau Toba juga ada sebuah desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata. “Sedang kita lakukan pendataan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa pariwisata harus bisa menjadi tulang punggung ekonomi di daerah. “Sektor pariwisata dapat menghidupkan geliat ekonomi suatu daerah, di kota-kota besar di dunia mayoritas Produk Domestik Bruto (PDB) berasal dari sektor pariwisata. Hingga pada akhirnya sektor pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian penduduk di daerah,” ujarnya.

Baca Juga  Perlu Kontrol Dishub Efektivitas Operasi Bus BTS

“Saya sebagai Kepala Daerah mendukung penuh, untuk itu dibutuhkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan, seperti ketersediaan kamar mandi yang bersih,” ungkapnya. (Asarpua)